Sabtu, 11 Juli 2026

Empat Pangan Tinggi Serat Selain Pepaya yang Baik untuk Pencernaan

Empat Pangan Tinggi Serat Selain Pepaya yang Baik untuk Pencernaan
Bukan Cuma Pepaya, Ini 4 Makanan Tinggi Serat untuk Pencernaan [FOTO: NET].

JAKARTA - Buah pepaya populer sebagai buah yang kaya akan serat dan mengantongi enzim papain, yang sanggup melancarkan sistem pencernaan serta mengantisipasi timbulnya konstipasi.

Kendati demikian, tekstur sekaligus aroma khas dari pepaya sesekali memicu sebagian individu enggan untuk memakannya. 

Bagi Anda yang tengah berburu bahan pangan lain yang memiliki kandungan serat tinggi di luar pepaya, berikut merupakan empat bahan pangan berkadar serat tinggi selain pepaya sebagaimana disiarkan oleh situs Eatwell pada Jumat (10/7/2026) waktu setempat.

Baca Juga

Wamenkomdigi: Humas Perlu Jadi Pusat Penegasan Informasi Era

Kacang polong hijau Kacang polong yang kaya akan gizi ini mengantongi kadar serat sebesar 5,7 gram per 100 gram, atau berkisar 8 gram serat untuk tiap cangkirnya.

Kacang polong mengantongi perpaduan antara serat larut serta tidak larut, yang menolong kelancaran pencernaan, sehingga mengantisipasi timbulnya sembelit. Tingginya kadar serat ini pun sanggup menjaga kadar kolesterol agar tetap sehat.

Bagi Anda yang tengah menempuh program diet, kacang polong sanggup memicu efek kenyang dengan durasi lebih lama. Kondisi itu dipicu oleh tingginya kadar protein yang dibersamai pula dengan serat larut serta tidak larut.

Kubis kecil atau kubis brussel Kubis brussel mengantongi kandungan serat dua kali lipat lebih melimpah ketimbang brokoli, yakni dengan 4,8 gram serat per 100 gram dari kubis brussel yang telah diolah.

Sayuran ini memiliki kandungan serat larut dan tidak larut dengan porsi yang setara, maknanya sayuran tersebut menolong kelancaran pencernaan serta mendongkrak kesehatan mikrobioma.

Kubis brussel tergolong ke dalam rumpun sayuran cruciferous yang menolong stabilitas hormon sekaligus mendongkrak imunitas tubuh, lewat andil kandungan vitamin C, folat, serta antioksidannya yang tinggi.

Sayur ini pun kaya akan zat bernama glukosinolat, yang mengantongi karakteristik anti-inflamasi serta memproteksi tubuh dari kanker dan kerusakan DNA.

Sawi hijau Sawi hijau kaya akan kandungan serat tidak larut dengan kadar 4 gram serat per 100 gram, sehingga menolong pencegahan sembelit. Sayuran tersebut juga menjadi hulu zat besi yang amat bagus, yang menyokong kesehatan darah serta level energi.

Sawi hijau menjelma sumber vitamin K dan kalsium yang amat bagus demi menyokong kepadatan tulang.

Sayuran berdaun hijau ini tatkala matang bukan sekadar menyediakan hampir 8 gram serat per cangkir, melainkan turut menyuguhkan 5 gram protein berbarengan dengan kalium serta antioksidan, layaknya beta-karoten.

Ubi jalar Ubi jalar dinilai selaku sayuran bertepung lantaran mengantongi lebih banyak total karbohidrat ketimbang mayoritas sayuran lainnya.

Namun ubi jalar pun kaya akan kandungan serat setara 3 gram serat per 100 gram ubi yang telah matang. Satu buah ubi jalar dengan ukuran sedang menyuguhkan hampir 4 gram serat apabila bagian kulitnya tidak dikelupas.

Ubi jalar menolong pendongkrakan kesehatan usus lewat andil serat larut, tidak larut, serta prebiotik. Ubi jalar dengan warna jingga pun kaya akan kandungan antioksidan beta-karoten, disertai vitamin A dan kalium.

Andika Riyan Satriya Nugraha

Andika Riyan Satriya Nugraha

variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Cara Merawat Kulit Setelah Waxing Agar Tidak Kemerahan dan Iritasi

Cara Merawat Kulit Setelah Waxing Agar Tidak Kemerahan dan Iritasi

Tak Perlu Banyak Parfum, EDP Unisex Cocok untuk Berbagai Kesempatan

Tak Perlu Banyak Parfum, EDP Unisex Cocok untuk Berbagai Kesempatan

Kunjungan Wisatawan ke Indonesia Meningkat, Sektor Pariwisata Menguat

Kunjungan Wisatawan ke Indonesia Meningkat, Sektor Pariwisata Menguat

Setelah Empat Tahun Berpacaran, IU dan Lee Jong Suk Putus

Setelah Empat Tahun Berpacaran, IU dan Lee Jong Suk Putus

Psikolog Jelaskan Penyebab

Psikolog Jelaskan Penyebab "Sunday Scaries" Usai Akhir Pekan