Senin, 13 Juli 2026

Wamenkomdigi Ajak Anak Muda Bangun Demokrasi Era Digital

Wamenkomdigi Ajak Anak Muda Bangun Demokrasi Era Digital
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria [FOTO: NET].

JAKARTA - Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria mengimbau generasi muda agar mendirikan demokrasi yang dinamis demi menjawab rupa-rupa tantangan baru di era digital.

Ia mengutarakan bahwa tantangan Indonesia sesudah 28 tahun reformasi bukan lagi hanya mempertahankan kebebasan, melainkan juga menjamin demokrasi mampu mewujudkan kesejahteraan, menangani disinformasi, serta menyesuaikan diri dengan kemajuan teknologi.

"Hari-hari ini teknologi itu memberikan banyak hal kepada kami yang memperluas demokrasi, tapi juga dia bisa memperlebar konflik," katanya dalam acara Diskusi Pemuda bertema "28 Tahun Reformasi: Perjuangan Masa Lalu, Kini, dan Esok" di Jakarta Selatan, Jumat (10/7).

Baca Juga

Peternakan dan Bioteknologi Jadi Fokus RI-Iran di D8 Halal Expo

Seperti yang dinukil dari siaran pers kementerian pada Senin, ia menerangkan bahwa kemajuan teknologi digital sudah melahirkan beraneka platform media sosial, yang di samping membawa beragam manfaat, turut mendatangkan risiko konflik.

"Kami melihat media sosial punya potensi untuk membuat polarisasi, disinformasi, mempertajam politik identitas, dan menjadi echo chamber, di mana sebetulnya apa yang kami teriakkan itu bergema kembali, memantul ke kami sendiri, karena algoritma memang membuatnya demikian," ia menjelaskan.

"Informasi yang muncul di media sosial itu tidak penting benar atau salah, tapi Anda suka atau tidak suka, Anda punya sentimen atau tidak. Jadi, yang digerakkan adalah sentimen bukan fakta," ia menambahkan.

Walaupun menjumpai beragam rintangan, Nezar merasa optimistis demokrasi di Indonesia bakal konsisten melaju mengingat mayoritas warga negaranya termasuk dalam generasi yang telah mencicipi kebebasan demokrasi.

Ia menuturkan bahwa kini penduduk berumur 15 hingga 55 tahun, yang meliputi kelompok muda serta produktif, menyentuh angka hampir 60 persen dari total populasi Indonesia.

"Kalau dilihat ini adalah usia generasi yang menikmati kebebasan demokrasi, yang menginternalisasi soal kebebasan ini, dan menjadi referensi dalam setiap tindakan-tindakan politiknya," katanya.

Nezar mengimbau generasi muda untuk menjadikan proses perjalanan reformasi selama 28 tahun selaku fondasi dasar guna menghadapi tantangan demokrasi di masa mendatang.

Andika Riyan Satriya Nugraha

Andika Riyan Satriya Nugraha

variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Kemenko PM Raih Opini WTP dari BPK atas Laporan Keuangan 2025

Kemenko PM Raih Opini WTP dari BPK atas Laporan Keuangan 2025

Mendiktisaintek: Dosen Pilar Utama Cetak Talenta Unggul

Mendiktisaintek: Dosen Pilar Utama Cetak Talenta Unggul

Mendiktisaintek: Dosen Pilar Utama Cetak Talenta Unggul

Mendiktisaintek: Dosen Pilar Utama Cetak Talenta Unggul

KemenPPPA Pastikan Pendampingan Korban Kekerasan Seksual di Sampang

KemenPPPA Pastikan Pendampingan Korban Kekerasan Seksual di Sampang

Dorong Optimisme, Mendiktisaintek Ajak Generasi Muda Miliki Cita Tinggi

Dorong Optimisme, Mendiktisaintek Ajak Generasi Muda Miliki Cita Tinggi