Kamis, 16 Juli 2026

Bahlil: Investasi Proyek LNG Masela Tembus 21 Miliar Dolar AS

Bahlil: Investasi Proyek LNG Masela Tembus 21 Miliar Dolar AS
Bahlil Catat Investasi LNG Masela Capai 21 Miliar Dolar AS [FOTO: NET].

JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mencatat nilai investasi untuk proyek LNG Abadi Masela berada di kisaran 21 miliar dolar AS atau setara dengan Rp342 triliun, angka tersebut sudah mencakup dana tambahan 1 miliar dolar AS guna penerapan teknologi CCS.

“Investasi ini kurang lebih 20,95 miliar atau 21 miliar dolar AS,” ujar Bahlil dalam acara Groundbreaking Proyek Strategis Nasional LNG Abadi Masela yang digelar di Tanimbar, Maluku, Kamis (16/07/2026).

Lewat kucuran investasi tersebut, menurut Bahlil Lahadalia, proyek LNG Abadi Masela diproyeksikan memproduksi LNG hingga menyentuh 9,5 juta ton per tahun, disertai kondensat sebanyak 35 ribu barel per hari, serta gas alam berkisar 150 juta kaki kubik per hari.

Baca Juga

Kemenhub-KBRI Malaysia Perkuat Perlindungan Pelaut di Perbatasan

“Nanti gasnya 60 persen minimal untuk memenuhi kebutuhan domestik dan 40 persen maksimal untuk kami melakukan ekspor,” ujar Bahlil.

Bahlil Lahadalia meyakini proyek Masela memegang andil krusial dalam memperkokoh ketahanan energi nasional lewat penyediaan pasokan energi yang lebih ramah lingkungan serta berkelanjutan.

Melalui integrasi teknologi CCS, proyek ini menjadi representasi nyata dari komitmen dalam menghadirkan suplai energi sekaligus menyokong agenda transisi energi di tanah air.

Di samping itu, agenda ini diproyeksikan mampu menyumbang nilai tambah bagi sektor perekonomian lewat investasi jangka panjang, percepatan pembangunan di wilayah Indonesia Timur, sekaligus membuka lapangan kerja serta peluang bisnis baru bagi warga sekitar.

“Proyek ini menciptakan lapangan kerja dengan penyerapan sekitar 12 ribu tenaga kerja pada masa konstruksi. Ini masa konstruksi, ya,” kata Bahlil.

Proyek LNG (Liquefied Natural Gas) Abadi Wilayah Kerja (WK) Masela merupakan proyek pengembangan gas alam yang masuk ke dalam deretan Proyek Strategis Nasional (PSN) Sektor Energi di Indonesia, dengan INPEX Corporation melalui anak perusahaannya INPEX Masela, Ltd. bertindak selaku operator proyek.

Lokasi Lapangan Abadi di Blok Masela, Laut Arafura, Provinsi Maluku ini terletak di kisaran 12 mil dari pulau paling dekat. Blok Masela berada pada radius sekitar 750 km di sebelah Selatan Ambon, ibu kota Provinsi Maluku.

Adapun tingkat kedalaman air di Lapangan Abadi berkisar antara 400–800 meter. Bagian Selatan Blok Masela bersinggungan langsung dengan batas wilayah perairan Indonesia–Australia, namun area blok tersebut secara menyeluruh berada di dalam kawasan kedaulatan Indonesia.

Andika Riyan Satriya Nugraha

Andika Riyan Satriya Nugraha

variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Kemenhub: Bandara Kertajati Tetap Layani Penerbangan Haji-Umrah

Kemenhub: Bandara Kertajati Tetap Layani Penerbangan Haji-Umrah

Menko Pangan: Pangkas Regulasi untuk Percepat Proyek PSEL

Menko Pangan: Pangkas Regulasi untuk Percepat Proyek PSEL

Perkuat Ketahanan Pangan, Mentan Gelontorkan Rp801 Miliar ke Sumut

Perkuat Ketahanan Pangan, Mentan Gelontorkan Rp801 Miliar ke Sumut

Perkuat Ekonomi Desa, Kopdes Merah Putih Jadi Pusat Layanan di Papua

Perkuat Ekonomi Desa, Kopdes Merah Putih Jadi Pusat Layanan di Papua

Kemenhub: Pesawat N219 Bakal Perkuat Konektivitas Penerbangan Perintis

Kemenhub: Pesawat N219 Bakal Perkuat Konektivitas Penerbangan Perintis