Senin, 13 Juli 2026

Xiaomi YU7 Raih 240 Ribu Pesanan Terkunci dalam 18 Jam

Xiaomi YU7 Raih 240 Ribu Pesanan Terkunci dalam 18 Jam
Xiaomi YU7 Raih 240 Ribu Pesanan Terkunci dalam 18 Jam

JAKARTA - Xiaomi kembali menggebrak pasar otomotif China dengan peluncuran SUV terbarunya, YU7. Hanya dalam 18 jam sejak debutnya pada 26 Juni 2025, mobil listrik ini berhasil meraih 240.000 pesanan terkunci, menunjukkan antusiasme besar konsumen terhadap produk baru Xiaomi.

Menurut laporan CarNewsChina, jumlah pesanan ini terdiri dari dua jenis deposit. Konsumen dapat memilih opsi deposit Rp11,32 juta (5.000 yuan) yang bisa dibatalkan dalam tujuh hari, atau deposit prioritas sebesar Rp45,28 juta (20.000 yuan) yang langsung terkunci dan tidak dapat dibatalkan. Opsi deposit prioritas tersebut kini telah habis terpesan melalui aplikasi resmi Xiaomi.

CEO Xiaomi, Lei Jun, menyatakan optimisme tinggi terhadap permintaan SUV YU7. “Kami memperkirakan permintaan YU7 akan mencapai tiga kali lipat dibandingkan SU7, mengingat dominasi pasar SUV di China yang memiliki rasio 3:1 dibanding sedan,” ujarnya. Pernyataan ini mengacu pada strategi Xiaomi yang memasuki industri otomotif sejak 2021 dengan investasi awal 10 miliar yuan (sekitar Rp22,64 triliun) dan komitmen jangka panjang sebesar US$10 miliar (Rp161,79 triliun).

Baca Juga

Gol Alvarez dan Lautaro Antar Argentina ke Semifinal Piala Dunia 2026

Peluncuran YU7 mengikuti kesuksesan model sebelumnya, sedan listrik SU7, yang diperkenalkan pada Maret 2024. Sedan SU7 berhasil menjual lebih dari 272.000 unit hingga Mei 2025, menandai performa kuat Xiaomi dalam industri otomotif. Lei Jun juga mengungkapkan target ambisius perusahaan untuk mencapai penjualan 10 juta kendaraan listrik per tahun pada 2022.

Harga YU7 dibanderol mulai dari 253.500 yuan (Rp573,94 juta), lebih murah sekitar 10.000 yuan (Rp22,64 juta) dibanding Tesla Model Y, yang menjadi mobil listrik terlaris di China tahun ini. Penetapan harga ini menunjukkan strategi Xiaomi yang berupaya menawarkan alternatif kompetitif bagi konsumen SUV listrik.

Sebelumnya, dalam hitungan menit setelah peluncuran, Xiaomi juga mencatat 200.000 pesanan dalam tiga menit pertama, dan 289.000 pesanan dalam satu jam pertama. Namun, ini merupakan kali pertama Xiaomi mengungkapkan secara resmi jumlah pesanan yang sudah terkunci dan tidak bisa dibatalkan.

Meski rincian kombinasi pesanan prioritas dan manual tidak diungkap secara detail, angka 240.000 pesanan terkunci ini diyakini mencerminkan kepercayaan besar pasar terhadap SUV Xiaomi.

Melangkah lebih jauh dalam teknologi, Xiaomi juga berencana mengembangkan baterai solid-state lewat paten elektroda baru, sebagai bagian dari inovasi berkelanjutan mereka di sektor kendaraan listrik.

Dengan langkah agresif dan inovatif, Xiaomi menegaskan posisinya sebagai pemain kunci di industri otomotif, bersaing langsung dengan merek global seperti Tesla. Melihat tren SUV yang terus meningkat di China, Xiaomi optimis model YU7 akan mendominasi pasar dan mendongkrak penjualan kendaraan listrik secara signifikan.

Nathasya Zallianty

Nathasya Zallianty

variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Gol Alvarez dan Lautaro Bawa Argentina ke Semifinal Piala Dunia 2026

Gol Alvarez dan Lautaro Bawa Argentina ke Semifinal Piala Dunia 2026

China Open 2026: 12 Wakil Indonesia Berlaga, Fajar/Fikri Pertahankan Gelar

China Open 2026: 12 Wakil Indonesia Berlaga, Fajar/Fikri Pertahankan Gelar

Respons Harry Kane Usai Thomas Tuchel Kritik Performa Timnas Inggris

Respons Harry Kane Usai Thomas Tuchel Kritik Performa Timnas Inggris

Veddriq, Aditya, dan Antasyafi ke Final Series Chamonix 2026

Veddriq, Aditya, dan Antasyafi ke Final Series Chamonix 2026

Sinner Kalahkan Djokovic untuk Melaju ke Final Wimbledon

Sinner Kalahkan Djokovic untuk Melaju ke Final Wimbledon