Rabu, 15 Juli 2026

Pemeriksaan Kesehatan Gratis Anak Sekolah Bandung

Pemeriksaan Kesehatan Gratis Anak Sekolah Bandung
Pemeriksaan Kesehatan Gratis Anak Sekolah Bandung

JAKARTA - Pemerintah Kota Bandung kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga kesehatan anak-anak sekolah melalui program pemeriksaan kesehatan gratis yang akan dimulai Agustus 2025, bertepatan dengan awal tahun ajaran baru. Program ini bertujuan untuk mendeteksi dini berbagai masalah kesehatan yang mungkin dialami para siswa sekaligus memantau perkembangan fisik mereka secara rutin.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Bandung, Deborah Johana Rattu, menjelaskan bahwa program ini merupakan upaya lanjutan yang sudah disosialisasikan oleh Kementerian Kesehatan. “Saat ini kami sedang menyiapkan bahan medis habis pakai karena jumlah pemeriksaan yang akan dilakukan cukup banyak,” ungkap Deborah.

Pemeriksaan kesehatan dilakukan secara menyeluruh dan individual kepada setiap siswa, meliputi pengukuran berat badan, tinggi badan, dan indeks massa tubuh. Namun ada hal baru yang penting untuk dicatat, yakni penambahan tes gula darah sewaktu yang kini dilakukan tidak hanya pada anak usia remaja, tapi juga mulai usia balita bahkan sejak di Posyandu.

Baca Juga

Kalah di Babak Pertama Japan Open, Jonatan Christie Akui Sulit Beradaptasi

Deteksi Dini dan Edukasi Gaya Hidup Sehat

Menurut Deborah, penambahan pemeriksaan gula darah ini menjadi sangat penting untuk mengenali potensi penyakit diabetes sejak dini. “Kalau dulu tes gula darah hanya dilakukan untuk anak usia di atas 15 tahun, sekarang dimulai sejak usia balita, bahkan di Posyandu. Ini penting untuk mendeteksi potensi diabetes sejak dini,” ujarnya.

Namun, hasil pemeriksaan tidak langsung berujung pada pemberian obat. Bila ditemukan kadar gula darah yang tinggi, langkah awal yang dilakukan adalah pendekatan perubahan gaya hidup selama enam bulan. Hanya jika kondisi tersebut tidak membaik, intervensi medis berupa pengobatan akan dijalankan.

Program ini juga dirancang agar sekolah-sekolah di bawah Dinas Sosial, seperti sekolah rakyat di Wiyataguna, mendapat prioritas awal dengan pemeriksaan mulai dilakukan pada 14 Juli 2025. “Pemeriksaan akan dilakukan satu per satu terhadap setiap anak. Ini adalah bagian dari komitmen Pemkot Bandung dalam menjaga kesehatan generasi muda sejak dini,” tambah Deborah.

Dengan pendekatan yang sistematis ini, diharapkan para peserta didik tidak hanya terpantau kesehatannya, tapi juga mendapat edukasi yang mendorong pola hidup sehat sehingga bisa mencegah penyakit kronis di masa depan. “Diharapkan para peserta didik dapat tumbuh sehat dan terbebas dari potensi penyakit kronis yang bisa dicegah sejak awal,” pungkasnya.

Program pemeriksaan kesehatan gratis bagi anak sekolah di Bandung ini merupakan langkah konkret yang sangat diperlukan untuk membangun generasi yang sehat dan produktif. Dengan deteksi dini, pemantauan rutin, dan edukasi gaya hidup, Pemkot Bandung memastikan bahwa masalah kesehatan anak bisa teridentifikasi lebih awal dan mendapatkan penanganan tepat. Selain itu, program ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya kesehatan anak sebagai modal utama masa depan bangsa.

Nathasya Zallianty

Nathasya Zallianty

variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Jannik Sinner Sukses Pertahankan Gelar Juara Wimbledon 2026

Jannik Sinner Sukses Pertahankan Gelar Juara Wimbledon 2026

Kejuaraan Tinju Asia: Pelatih Puji Performa Petinju Indonesia

Kejuaraan Tinju Asia: Pelatih Puji Performa Petinju Indonesia

Jadwal 4 Petinju Indonesia di Semifinal Asian Boxing U19 & U23

Jadwal 4 Petinju Indonesia di Semifinal Asian Boxing U19 & U23

Panjat Tebing Chamonix 2026: Putra Tri Ramadani Amankan Perunggu

Panjat Tebing Chamonix 2026: Putra Tri Ramadani Amankan Perunggu

Scaloni Abaikan Rivalitas Politik Jelang Semifinal Lawan Inggris

Scaloni Abaikan Rivalitas Politik Jelang Semifinal Lawan Inggris