Selasa, 31 Maret 2026

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10.000 per Gram

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10.000 per Gram
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10.000 per Gram

JAKARTA - Harga emas batangan 24 karat produksi PT Aneka Tambang Tbk. (Antam) mengalami kenaikan pada perdagangan hari ini, Sabtu, 19 Juli 2025. Kenaikan ini membuat harga jual emas Antam naik Rp10.000 per gram dibandingkan hari sebelumnya.

Harga dasar emas 24 karat ukuran 1 gram kini berada di angka Rp1.927.000. Adapun untuk ukuran terkecil, yaitu 0,5 gram, harga yang ditetapkan adalah Rp1.013.500. Sementara itu, emas berukuran terbesar yakni 1.000 gram dijual seharga Rp1.867.600.000.

Harga jual kembali atau buyback juga ikut mengalami kenaikan sebesar Rp10.000 per gram. Saat ini, harga buyback emas Antam berada di angka Rp1.773.000 per gram. Kenaikan ini menjadi sorotan bagi investor maupun konsumen yang ingin menjual kembali kepemilikan emas batangan mereka.

Baca Juga

Bank Jatim Optimalkan Strategi Digital dan Sinergi BPD, Laba Bersih Tembus Rp1,54 Triliun

Ketentuan Buyback dan Perpajakan

Dalam proses buyback, terdapat ketentuan perpajakan yang perlu diperhatikan oleh konsumen. Seluruh transaksi buyback dengan nilai di atas Rp10.000.000 akan dikenakan pajak penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5%. Pajak tersebut dipotong secara otomatis dari total nilai transaksi saat penjualan kembali emas dilakukan.

Konsumen yang ingin melakukan transaksi juga wajib memenuhi kelengkapan dokumen identitas sesuai dengan regulasi terbaru. Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 112/PMK.03/2022, penggunaan Nomor Induk Kependudukan (NIK) telah ditetapkan sebagai pengganti atau bentuk dari Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dalam transaksi perpajakan, termasuk saat melakukan buyback emas.

Kebijakan ini diterapkan untuk memastikan keteraturan administrasi pajak dalam aktivitas jual beli logam mulia.

Harga Emas Antam Hari Ini Berdasarkan Ukuran

Berikut adalah daftar harga emas batangan 24 karat Antam pada Sabtu, 19 Juli 2025:

0,5 gram: Rp1.013.500

1 gram: Rp1.927.000

2 gram: Rp3.794.000

3 gram: Rp5.661.000

5 gram: Rp9.395.000

10 gram: Rp18.735.000

25 gram: Rp46.712.000

50 gram: Rp93.345.000

100 gram: Rp186.612.000

250 gram: Rp466.265.000

500 gram: Rp932.320.000

1.000 gram: Rp1.867.600.000

Harga tersebut sudah termasuk PPN 11% dan pajak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Kenaikan harga emas seperti ini mencerminkan kondisi pasar global dan bisa menjadi indikator yang diperhatikan oleh pelaku pasar maupun investor individu. Emas sebagai salah satu instrumen investasi tetap menjadi pilihan karena nilainya yang cenderung stabil dalam jangka panjang.

Dengan kenaikan harga yang terjadi hari ini, masyarakat yang ingin berinvestasi emas atau menjual kepemilikan emasnya diharapkan mencermati perkembangan harga harian serta memahami ketentuan perpajakan yang berlaku dalam setiap transaksi.

Nathasya Zallianty

Nathasya Zallianty

variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Pemerintah Tetapkan DBH CHT 2026 Sebesar Rp3,28 Triliun, Jawa Timur Terima Alokasi Terbesar

Pemerintah Tetapkan DBH CHT 2026 Sebesar Rp3,28 Triliun, Jawa Timur Terima Alokasi Terbesar

KUR BRI 2026 Bunga Rendah 0,5 persen per Bulan, UMKM Bisa Naik Kelas Cepat dan Mengembangkan Usaha

KUR BRI 2026 Bunga Rendah 0,5 persen per Bulan, UMKM Bisa Naik Kelas Cepat dan Mengembangkan Usaha

BNI (BBNI) Catatkan Laba Bersih Meningkat Signifikan Hingga Februari 2026 Didukung Kinerja Kredit dan Dana Pihak Ketiga

BNI (BBNI) Catatkan Laba Bersih Meningkat Signifikan Hingga Februari 2026 Didukung Kinerja Kredit dan Dana Pihak Ketiga

BNI Pastikan Layanan Perbankan Tetap Lancar Selama Libur Hari Paskah 2026 Dengan Kanal Digital dan Cabang Terbatas

BNI Pastikan Layanan Perbankan Tetap Lancar Selama Libur Hari Paskah 2026 Dengan Kanal Digital dan Cabang Terbatas

Transformasi Digital BSI 2026 Dorong Pengguna BYOND Tembus 10 Juta Nasabah Aktif Secara Nasional

Transformasi Digital BSI 2026 Dorong Pengguna BYOND Tembus 10 Juta Nasabah Aktif Secara Nasional