Rabu, 01 April 2026

Allo Bank Kembali Buyback Saham BBHI Senilai Rp168 Miliar

Allo Bank Kembali Buyback Saham BBHI Senilai Rp168 Miliar
Allo Bank Kembali Buyback Saham BBHI Senilai Rp168 Miliar

JAKARTA - PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI) kembali menyiapkan langkah strategis untuk menjaga kepercayaan investor di tengah kondisi pasar yang berfluktuasi. Perseroan mengumumkan rencana pembelian kembali (buyback) saham yang akan berlangsung mulai 30 Juli 2025 hingga 29 Oktober 2025, memanfaatkan sisa dana dari aksi serupa sebelumnya.

Corporate Secretary Allo Bank, Stacey Aryadi Suryoputro, menjelaskan bahwa langkah buyback ini sejalan dengan kebijakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mendukung kinerja emiten di pasar modal yang mengalami volatilitas tinggi.

Rencana Buyback Saham Tahap Lanjutan

Baca Juga

Bank Jatim Optimalkan Strategi Digital dan Sinergi BPD, Laba Bersih Tembus Rp1,54 Triliun

Allo Bank telah menyelesaikan program buyback periode sebelumnya yang berlangsung dari 30 April hingga 29 Juli 2025. Dari total dana yang dialokasikan sebesar Rp200 miliar, masih tersisa Rp168,81 miliar yang kini akan dimanfaatkan untuk aksi pembelian kembali tahap lanjutan.

“Pembelian kembali saham akan dilakukan secara bertahap di Bursa Efek dan diselesaikan paling lambat pada 29 Oktober 2025,” ujar Stacey, Selasa (29/7/2025).

Rencana buyback ini dilaksanakan sesuai dengan:

POJK No. 13 Tahun 2023 tentang Kebijakan dalam Menjaga Kinerja Pasar Modal pada Kondisi Pasar yang Berfluktuasi Signifikan

POJK No. 29 Tahun 2023 tentang Pembelian Kembali Saham oleh Perusahaan Terbuka

Surat OJK No. S?17/D.04/2025 tentang Kebijakan Pelaksanaan Buyback Saham dalam Kondisi Pasar Tertentu

Stacey menegaskan, perseroan dapat menjalankan aksi ini tanpa memerlukan persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) sesuai ketentuan Pasal 7 POJK 13/2023.

Dukungan Keuangan yang Kuat

Manajemen Allo Bank memastikan aksi buyback ini tidak akan mengganggu operasional maupun rencana ekspansi bisnis perusahaan. Perseroan saat ini memiliki modal kerja dan kas yang cukup untuk mendanai seluruh aktivitas usaha, pengembangan bisnis, dan program pembelian kembali saham secara bersamaan.

“Perseroan berkeyakinan bahwa pelaksanaan buyback tidak akan memberikan dampak negatif yang material terhadap kegiatan usaha, likuiditas, maupun pertumbuhan,” tambah Stacey.

Optimisme Hadapi Pasar yang Berfluktuasi

Langkah buyback ini diharapkan menjadi sinyal positif bagi investor dan pasar modal. Dengan membeli kembali saham yang beredar, Allo Bank menargetkan meningkatkan nilai pemegang saham dan menjaga stabilitas harga saham BBHI di tengah gejolak pasar.

Perseroan juga menegaskan komitmennya untuk tetap mematuhi regulasi pasar modal serta menjaga transparansi kepada pemegang saham dan publik. Dengan strategi ini, Allo Bank optimistis dapat memperkuat posisi keuangannya sekaligus memberi kepercayaan kepada pasar terhadap prospek kinerja perusahaan di sisa tahun 2025.

Nathasya Zallianty

Nathasya Zallianty

variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Pemerintah Tetapkan DBH CHT 2026 Sebesar Rp3,28 Triliun, Jawa Timur Terima Alokasi Terbesar

Pemerintah Tetapkan DBH CHT 2026 Sebesar Rp3,28 Triliun, Jawa Timur Terima Alokasi Terbesar

KUR BRI 2026 Bunga Rendah 0,5 persen per Bulan, UMKM Bisa Naik Kelas Cepat dan Mengembangkan Usaha

KUR BRI 2026 Bunga Rendah 0,5 persen per Bulan, UMKM Bisa Naik Kelas Cepat dan Mengembangkan Usaha

BNI (BBNI) Catatkan Laba Bersih Meningkat Signifikan Hingga Februari 2026 Didukung Kinerja Kredit dan Dana Pihak Ketiga

BNI (BBNI) Catatkan Laba Bersih Meningkat Signifikan Hingga Februari 2026 Didukung Kinerja Kredit dan Dana Pihak Ketiga

BNI Pastikan Layanan Perbankan Tetap Lancar Selama Libur Hari Paskah 2026 Dengan Kanal Digital dan Cabang Terbatas

BNI Pastikan Layanan Perbankan Tetap Lancar Selama Libur Hari Paskah 2026 Dengan Kanal Digital dan Cabang Terbatas

Transformasi Digital BSI 2026 Dorong Pengguna BYOND Tembus 10 Juta Nasabah Aktif Secara Nasional

Transformasi Digital BSI 2026 Dorong Pengguna BYOND Tembus 10 Juta Nasabah Aktif Secara Nasional