Rabu, 01 April 2026

KPR BTN Gerakkan 185 Subsektor Ekonomi Lewat Program 3 Juta Rumah

KPR BTN Gerakkan 185 Subsektor Ekonomi Lewat Program 3 Juta Rumah
KPR BTN Gerakkan 185 Subsektor Ekonomi Lewat Program 3 Juta Rumah

JAKARTA - Di tengah upaya pemerintah mengatasi masalah backlog perumahan, Program KPR Subsidi dari PT Bank Tabungan Negara (BTN) memberikan kontribusi signifikan yang melampaui sekadar penyediaan rumah. Program ini terbukti mampu menghidupkan roda ekonomi dengan menjalar ke 185 subsektor industri, mulai dari bahan bangunan hingga sektor jasa pendukung.

Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu, menegaskan bahwa dampak KPR Subsidi bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah, tapi juga sebagai katalisator pertumbuhan ekonomi nasional. “Sektor perumahan memiliki multiplier effect yang besar karena melibatkan rantai pasok luas yang berdampak pada 185 subsektor ekonomi,” jelas Nixon.

KPR dan Efek Berganda pada Ekonomi

Baca Juga

Bank Jatim Optimalkan Strategi Digital dan Sinergi BPD, Laba Bersih Tembus Rp1,54 Triliun

Menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS), sektor perumahan berperan langsung dalam berbagai bidang seperti rumah sakit, pusat perbelanjaan, sekolah, transportasi, hingga industri retail dan UMKM. Ini menjadikan sektor perumahan sebagai salah satu sektor yang paling padat karya serta penting bagi konsumsi domestik dan stabilitas sosial ekonomi masyarakat.

Nixon menambahkan, “Keberpihakan pemerintah pada masyarakat berpenghasilan rendah melalui Program 3 Juta Rumah dan kebijakan yang mendukung, tidak hanya bermanfaat bagi banyak keluarga, tapi juga memberikan dampak besar bagi perekonomian nasional.”

BTN Perkuat Akses dan Kolaborasi

Dalam rangka mendukung program tersebut, BTN memperkuat jaringan pemasaran dan kerja sama strategis dengan pengembang serta pemerintah daerah. Perluasan akses KPR ini diharapkan dapat mempercepat penyelesaian rumah tidak layak huni sekaligus menjaga keberlanjutan pembangunan sektor perumahan.

Langkah ini juga sejalan dengan visi besar Indonesia Emas 2045 yang menempatkan pembangunan perumahan sebagai salah satu penggerak utama perekonomian. “BTN berkomitmen menjaga keberlanjutan pembangunan sektor perumahan sebagai penggerak utama perekonomian dan bagian dari kontribusi untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045,” tutup Nixon.

Dengan demikian, peran BTN dalam menyalurkan KPR subsidi tidak hanya memudahkan masyarakat memiliki rumah, tapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi yang luas dan berkelanjutan.

Nathasya Zallianty

Nathasya Zallianty

variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Pemerintah Tetapkan DBH CHT 2026 Sebesar Rp3,28 Triliun, Jawa Timur Terima Alokasi Terbesar

Pemerintah Tetapkan DBH CHT 2026 Sebesar Rp3,28 Triliun, Jawa Timur Terima Alokasi Terbesar

KUR BRI 2026 Bunga Rendah 0,5 persen per Bulan, UMKM Bisa Naik Kelas Cepat dan Mengembangkan Usaha

KUR BRI 2026 Bunga Rendah 0,5 persen per Bulan, UMKM Bisa Naik Kelas Cepat dan Mengembangkan Usaha

BNI (BBNI) Catatkan Laba Bersih Meningkat Signifikan Hingga Februari 2026 Didukung Kinerja Kredit dan Dana Pihak Ketiga

BNI (BBNI) Catatkan Laba Bersih Meningkat Signifikan Hingga Februari 2026 Didukung Kinerja Kredit dan Dana Pihak Ketiga

BNI Pastikan Layanan Perbankan Tetap Lancar Selama Libur Hari Paskah 2026 Dengan Kanal Digital dan Cabang Terbatas

BNI Pastikan Layanan Perbankan Tetap Lancar Selama Libur Hari Paskah 2026 Dengan Kanal Digital dan Cabang Terbatas

Transformasi Digital BSI 2026 Dorong Pengguna BYOND Tembus 10 Juta Nasabah Aktif Secara Nasional

Transformasi Digital BSI 2026 Dorong Pengguna BYOND Tembus 10 Juta Nasabah Aktif Secara Nasional