Minggu, 12 Juli 2026

BTN Fokus pada Optimalisasi Fungsi Intermediasi di 2024

BTN Fokus pada Optimalisasi Fungsi Intermediasi di 2024

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk melaporkan penyaluran kredit dan pembiayaan sebesar Rp355,27 triliun per Agustus 2024. Angka ini mencatatkan pertumbuhan sebesar 13,05% dibandingkan tahun lalu (year-on-year), sejalan dengan komitmen perusahaan untuk meningkatkan fungsi intermediasi.

Pertumbuhan ini juga didorong oleh kinerja Unit Usaha Syariah (UUS) BTN. Menurut informasi dari situs resmi perusahaan pada Senin (23/9), pembiayaan BTN Syariah meningkat pesat sebesar 20,67% yoy, dari Rp35,1 triliun pada Agustus 2023 menjadi Rp42,36 triliun di bulan yang sama tahun ini.

Penyaluran kredit dan pembiayaan BTN juga didukung oleh peningkatan penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK), yang tercatat naik 16,49% yoy menjadi Rp373,88 triliun per Agustus 2024.

Baca Juga

Stagnan, Harga Buyback Emas Antam Hari Ini 12 Juli 2026

Dengan kinerja positif dalam penyaluran kredit dan DPK, BTN mencatat total aset sebesar Rp456,37 triliun per Agustus 2024, meningkat 11,88% yoy dari Rp407,91 triliun pada Agustus 2023.

Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu, menyatakan bahwa perusahaan tetap berkomitmen untuk menjaga kinerja penyaluran kredit yang positif. “Pencapaian ini menunjukkan komitmen BTN dalam mengoptimalkan fungsi intermediasi di tengah tantangan tingginya biaya dana dan ketidakpastian global,” ungkap Nixon baru-baru ini.

Redaksi

Redaksi

variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

BRI Terapkan Aturan Baru Rekening Aktif dan Dormant, Ini Rinciannya

BRI Terapkan Aturan Baru Rekening Aktif dan Dormant, Ini Rinciannya

Pengamat: Defisit APBN Semester I Belum Cukup Menopang Stabilitas Rupiah

Pengamat: Defisit APBN Semester I Belum Cukup Menopang Stabilitas Rupiah

Kurs Rupiah Tertekan, Sepanjang Pekan Terjebak di Level Rp 18.000

Kurs Rupiah Tertekan, Sepanjang Pekan Terjebak di Level Rp 18.000

Harga Emas Antam Sabtu Ini Naik Rp5.000 Jadi Rp2,655 Juta per Gram

Harga Emas Antam Sabtu Ini Naik Rp5.000 Jadi Rp2,655 Juta per Gram

OJK: RGS 2026 Perkuat Tata Kelola untuk Pertumbuhan Berkelanjutan

OJK: RGS 2026 Perkuat Tata Kelola untuk Pertumbuhan Berkelanjutan