Selasa, 31 Maret 2026

Indonesia Dorong Inisiatif Global untuk Atasi Sampah Plastik Hingga 2029

Indonesia Dorong Inisiatif Global untuk Atasi Sampah Plastik Hingga 2029
Indonesia Dorong Inisiatif Global untuk Atasi Sampah Plastik Hingga 2029

JAKARTA - Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, menegaskan kesiapan Indonesia menjadi pemimpin dalam penanganan polusi plastik. Pernyataan ini disampaikan saat pertemuan bilateral dengan Menteri Iklim dan Lingkungan Hidup Norwegia, Andreas Bjelland Eriksen, di sela Konferensi Perubahan Iklim PBB ke-30 (COP30) di Belém, Brasil.

Menurut Hanif, pemerintah Indonesia sangat berkomitmen mengatasi permasalahan sampah plastik di Tanah Air. “Indonesia sangat kuat tekad untuk kemudian mengurangi secara bertahap polusi plastik di Tanah Air. Kita negara besar tentu memiliki timbulan sampah yang cukup besar,” ujarnya.

Indonesia menghasilkan sekitar 143 ribu ton sampah setiap hari, di mana 12–17 persen di antaranya adalah sampah plastik. Sampah plastik yang belum tertangani secara serius selama bertahun-tahun menjadi perhatian utama pemerintah untuk langkah strategis ke depan.

Baca Juga

Harga Minyak Dunia Terus Naik Terdorong Krisis Timur Tengah dan WTI Menguat Tajam

Strategi Penanganan Sampah Plastik

Menteri Hanif menekankan bahwa penanganan sampah plastik harus melibatkan banyak pihak agar dilakukan secara masif, terukur, dan sistematis. Pendekatan kolaboratif ini diharapkan bisa menjangkau seluruh lapisan masyarakat serta sektor industri.

Penanganan sampah plastik juga menjadi bagian dari target nasional yang diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN). Pemerintah menargetkan sampah plastik bisa tertangani 100 persen pada tahun 2029.

Langkah konkret meliputi edukasi masyarakat, pengelolaan sampah berbasis teknologi, dan kerja sama dengan pihak internasional. Hal ini untuk memastikan program pengurangan plastik berjalan efektif dan berkelanjutan.

Diplomasi Lingkungan Internasional

Pertemuan bilateral dengan Norwegia menjadi kesempatan bagi Indonesia memperkuat posisi dalam upaya global pengelolaan sampah plastik. Kedua negara membahas berbagai model penanganan polusi plastik yang bisa diimplementasikan di tingkat nasional maupun regional.

Selain Norwegia, Menteri Hanif juga mengadakan pertemuan bilateral dengan Menteri Lingkungan Hidup dan Pembangunan Berkelanjutan Republik Kongo, Arlette Soudan-Nonaul. Fokus pertemuan ini adalah pemulihan lahan gambut yang memiliki peran penting dalam mitigasi perubahan iklim.

Kerja sama internasional diharapkan mempercepat transfer teknologi, pendanaan, dan best practice dalam pengelolaan sampah. Indonesia ingin menjadi contoh bagi negara lain dalam mengurangi dampak lingkungan dari plastik dan sampah rumah tangga.

Tantangan dan Target Nasional

Tantangan terbesar Indonesia adalah volume sampah yang sangat besar serta masih rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah. Pemerintah menekankan perlunya pendekatan terpadu antara regulasi, edukasi, dan insentif bagi pelaku usaha dan masyarakat.

Target 100 persen penanganan sampah pada 2029 menjadi tolok ukur keberhasilan strategi nasional ini. Semua pihak diharapkan dapat berkontribusi, termasuk pemerintah daerah, industri, komunitas lingkungan, dan masyarakat luas.

Langkah-langkah ini juga sejalan dengan komitmen Indonesia pada agenda lingkungan global, termasuk implementasi Paris Agreement dan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs). Dengan strategi yang tepat, diharapkan Indonesia bisa menjadi contoh pengelolaan sampah yang modern dan ramah lingkungan.

Nathasya Zallianty

Nathasya Zallianty

variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Kabar Kenaikan Harga BBM Awal April 2026, Subsidi Dipastikan Tetap Aman

Kabar Kenaikan Harga BBM Awal April 2026, Subsidi Dipastikan Tetap Aman

Tarif Listrik April Juni 2026 Resmi Tetap Pemerintah Jaga Daya Beli

Tarif Listrik April Juni 2026 Resmi Tetap Pemerintah Jaga Daya Beli

Tarif Listrik Terbaru April Juni 2026 Tidak Naik Ini Daftar Lengkap

Tarif Listrik Terbaru April Juni 2026 Tidak Naik Ini Daftar Lengkap

Pemerintah Percepat Proyek Blok Masela Senilai US$20,9 Miliar Untuk Perkuat Ketahanan Energi Nasional 2026

Pemerintah Percepat Proyek Blok Masela Senilai US$20,9 Miliar Untuk Perkuat Ketahanan Energi Nasional 2026

Prediksi Kenaikan Harga BBM Non Subsidi Mulai 1 April 2026 Dampak Konflik AS-Iran

Prediksi Kenaikan Harga BBM Non Subsidi Mulai 1 April 2026 Dampak Konflik AS-Iran