Rabu, 01 April 2026

KKP Dorong Investasi Rp2 Triliun di Sektor Perikanan

KKP Dorong Investasi Rp2 Triliun di Sektor Perikanan
Investasi

JAKARTA - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menggelar acara business matching untuk menjembatani investor dan pengusaha di sektor perikanan. 

Kegiatan ini sekaligus mensosialisasikan kebijakan pemerintah terkait hilirisasi kelautan dan perikanan.

Acara ini bertujuan mempromosikan peluang investasi, memfasilitasi kemitraan bisnis, serta memperkuat minat dan rencana investasi di sektor tersebut. Peserta berasal dari berbagai latar belakang, termasuk investor lokal dan internasional.

Baca Juga

Bank Jatim Optimalkan Strategi Digital dan Sinergi BPD, Laba Bersih Tembus Rp1,54 Triliun

Target Investasi Jangka Panjang Capai Rp79,21 Triliun
Sekjen KKP Rudy Heriyanto Adi Nugroho menyatakan target investasi kelautan dan perikanan periode 2025–2029 mencapai Rp79,21 triliun. Khusus tahun 2025, target investasi ditetapkan sebesar Rp13,11 triliun.

“Hingga kuartal III-2025, realisasinya sudah mencapai Rp7,45 triliun. Oleh karena itu, kita perlu mendorong investasi sektor kelautan dan perikanan agar dapat terwujud sesuai target yang telah ditetapkan,” ujar Rudy saat membuka acara pada Kamis.

KKP Bidik Investasi Rp2 Triliun di Event Ini
Plt Dirjen PDSPKP KKP, Machmud, menyampaikan bahwa kegiatan Investment and Business Matching menargetkan potensi nilai investasi hingga Rp2 triliun. Kegiatan ini diikuti sekitar 300 peserta dari dalam dan luar negeri.

“Targetnya sekitar Rp2 triliun untuk kegiatan sekarang,” ungkap Machmud. Inisiatif ini diharapkan mendorong terwujudnya kesepakatan bisnis yang konkret dan mempercepat realisasi investasi sektor kelautan dan perikanan.

Dampak Positif bagi Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Melalui investasi dan kolaborasi bisnis ini, KKP menekankan pentingnya sektor kelautan dan perikanan sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi. Hilirisasi produk perikanan diyakini bisa menciptakan nilai tambah yang lebih besar bagi industri domestik.

Acara business matching diharapkan menjadi momentum bagi investor untuk masuk ke sektor strategis ini, sekaligus membuka peluang kemitraan jangka panjang yang berkelanjutan. Pemerintah optimistis langkah ini akan membantu Indonesia mencapai target investasi dan memperkuat daya saing produk kelautan nasional.

Wildan Dwi Aldi Saputra

Wildan Dwi Aldi Saputra

variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Pemerintah Tetapkan DBH CHT 2026 Sebesar Rp3,28 Triliun, Jawa Timur Terima Alokasi Terbesar

Pemerintah Tetapkan DBH CHT 2026 Sebesar Rp3,28 Triliun, Jawa Timur Terima Alokasi Terbesar

KUR BRI 2026 Bunga Rendah 0,5 persen per Bulan, UMKM Bisa Naik Kelas Cepat dan Mengembangkan Usaha

KUR BRI 2026 Bunga Rendah 0,5 persen per Bulan, UMKM Bisa Naik Kelas Cepat dan Mengembangkan Usaha

BNI (BBNI) Catatkan Laba Bersih Meningkat Signifikan Hingga Februari 2026 Didukung Kinerja Kredit dan Dana Pihak Ketiga

BNI (BBNI) Catatkan Laba Bersih Meningkat Signifikan Hingga Februari 2026 Didukung Kinerja Kredit dan Dana Pihak Ketiga

BNI Pastikan Layanan Perbankan Tetap Lancar Selama Libur Hari Paskah 2026 Dengan Kanal Digital dan Cabang Terbatas

BNI Pastikan Layanan Perbankan Tetap Lancar Selama Libur Hari Paskah 2026 Dengan Kanal Digital dan Cabang Terbatas

Transformasi Digital BSI 2026 Dorong Pengguna BYOND Tembus 10 Juta Nasabah Aktif Secara Nasional

Transformasi Digital BSI 2026 Dorong Pengguna BYOND Tembus 10 Juta Nasabah Aktif Secara Nasional