Sabtu, 11 Juli 2026

Garuda Indonesia Siapkan Ekspansi Pesawat dan Jaringan pada 2025

Garuda Indonesia Siapkan Ekspansi Pesawat dan Jaringan pada 2025

JAKARTA - Direktur Utama baru PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. (GIAA), Wamildan Tsani Panjaitan, mengungkapkan rencana strategis untuk memperkuat bisnis maskapai, termasuk penambahan armada pesawat pada 2025.

Hal ini disampaikannya usai resmi menjabat melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), Jumat 15 November 2024.

“Saya targetkan penambahan pesawat secara signifikan di 2025. Detail jumlahnya akan disampaikan setelah proses berjalan,” ujar Wamildan. Selain itu, Garuda akan memperluas jaringan rute domestik dan internasional serta meningkatkan kualitas layanan melalui optimalisasi kapasitas armada.

Baca Juga

Siasati Ketergantungan Figur, Raffi Ahmad Ubah RANS Jadi Institusi IP

Wamildan juga telah berdiskusi dengan Dewan Komisaris terkait rencana ini dan sedang menjajaki opsi sewa pesawat dari lessor. "Kami mempertimbangkan opsi terbaik, tetapi belum dapat memastikan jumlah pastinya," tambahnya.

Sementara itu, Direktur Utama sebelumnya, Irfan Setiaputra, menyebutkan bahwa Garuda akan menambah empat pesawat menjelang musim libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024.

Pesawat-pesawat yang disewa dari Lebanon dan Australia ini akan segera beroperasi, menambah total armada aktif GIAA yang mencapai 96 pesawat hingga Oktober 2024.

Penambahan armada dan perluasan jaringan diharapkan mampu meningkatkan daya saing Garuda di pasar penerbangan, sekaligus memperkuat kinerja operasionalnya di tengah tantangan industri.

Tri Kismayanti

Tri Kismayanti

variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Kredit Kendaraan Listrik di MUF Tumbuh Positif, Capai Rp3,5 Triliun

Kredit Kendaraan Listrik di MUF Tumbuh Positif, Capai Rp3,5 Triliun

IPO di Bursa Efek Indonesia, Saham RANS Langsung Tembus ARA

IPO di Bursa Efek Indonesia, Saham RANS Langsung Tembus ARA

Perkuat Kapasitas Petani, Syngenta Indonesia Gandeng KTNA

Perkuat Kapasitas Petani, Syngenta Indonesia Gandeng KTNA

BSI dan BPJS Ketenagakerjaan Kolaborasi Buka Akses KPR Syariah 30 Tahun untuk Jutaan Pekerja

BSI dan BPJS Ketenagakerjaan Kolaborasi Buka Akses KPR Syariah 30 Tahun untuk Jutaan Pekerja

Sukses Naikkan Skor ESG FTSE Russell, AVIA Masuk Top 12% Global

Sukses Naikkan Skor ESG FTSE Russell, AVIA Masuk Top 12% Global