Sabtu, 11 Juli 2026

Jasa Marga operasikan 1.286 km tol dukung program Astacita pemerintah

Jasa Marga operasikan 1.286 km tol dukung program Astacita pemerintah
Jasa Marga operasikan 1.286 km tol dukung program Astacita pemerintah

JAKARTA - PT Jasa Marga (Persero) Tbk. dengan dukungan penuh dari Kementerian BUMN, telah mengoperasikan 1.286 km jalan tol hingga bulan Januari 2025 dalam rangka mendukung Program Astacita Pemerintahan Prabowo Gibran.

"Program ini memberikan manfaat konektivitas antar wilayah, memperlancar arus distribusi kendaraan dan logistik, mempercepat waktu tempuh dan berpotensi mendukung penurunan biaya logistik, di berbagai daerah khususnya di wilayah Trans Jawa," ujar Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga Lisye Octaviana di Jakarta.

Konektivitas antar wilayah merupakan faktor penting dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional, untuk itu PT Jasa Marga (Persero) Tbk. melalui anak usahanya PT Jasamarga Jogja Solo (JMJ) dan PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi (JPB) menyiapkan jalur distribusi untuk kedua wilayah tersebut dengan difungsionalkannya Segmen Klaten-Prambanan pada Ruas Tol Jogja-Solo serta Segmen Gending-Kraksaan pada Ruas Tol Probolinggo-Banyuwangi di periode Natal 2024 serta Tahun Baru 2025.

Baca Juga

Siasati Ketergantungan Figur, Raffi Ahmad Ubah RANS Jadi Institusi IP

Jasa Marga mencatat waktu tempuh pada jalur fungsional ini untuk Jalan Tol Jogja-Solo Segmen Klaten-Prambanan, dari yang sebelumnya melewati jalan nasional ditempuh dengan 1,5 jam perjalanan, dapat dipangkas menjadi 30 menit.

Sedangkan untuk Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi pada Segmen Gending-Kraksaan, dari awalnya melewati jalur arteri harus ditempuh dalam waktu 30 menit, jika melewati jalur tol fungsional waktu tempuh dapat dipangkas menjadi hanya 10 menit.

Herman

Herman

variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Kredit Kendaraan Listrik di MUF Tumbuh Positif, Capai Rp3,5 Triliun

Kredit Kendaraan Listrik di MUF Tumbuh Positif, Capai Rp3,5 Triliun

IPO di Bursa Efek Indonesia, Saham RANS Langsung Tembus ARA

IPO di Bursa Efek Indonesia, Saham RANS Langsung Tembus ARA

Perkuat Kapasitas Petani, Syngenta Indonesia Gandeng KTNA

Perkuat Kapasitas Petani, Syngenta Indonesia Gandeng KTNA

BSI dan BPJS Ketenagakerjaan Kolaborasi Buka Akses KPR Syariah 30 Tahun untuk Jutaan Pekerja

BSI dan BPJS Ketenagakerjaan Kolaborasi Buka Akses KPR Syariah 30 Tahun untuk Jutaan Pekerja

Sukses Naikkan Skor ESG FTSE Russell, AVIA Masuk Top 12% Global

Sukses Naikkan Skor ESG FTSE Russell, AVIA Masuk Top 12% Global