Sabtu, 11 Juli 2026

Erick Thohir: PSSI Perkuat Program Pembinaan Timnas Indonesia, Targetkan Prestasi Berkelanjutan Hingga 2045

Erick Thohir: PSSI Perkuat Program Pembinaan Timnas Indonesia, Targetkan Prestasi Berkelanjutan Hingga 2045
Erick Thohir: PSSI Perkuat Program Pembinaan Timnas Indonesia, Targetkan Prestasi Berkelanjutan Hingga 2045

JAKARTA - Ketua Umum PSSI Erick Thohir menegaskan komitmen federasi dalam menjaga kesinambungan program pembinaan pemain Timnas Indonesia dari level kelompok umur hingga senior. PSSI bertekad untuk menciptakan sistem regenerasi yang solid demi meningkatkan daya saing sepak bola nasional di kancah internasional.

Hal ini disampaikan Erick usai melakukan pertemuan dengan Kepala Pelatih Timnas U-23 Gerald Vanenburg dan Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Kombes Pol Sumardji. Pertemuan tersebut membahas strategi jangka panjang yang akan diterapkan untuk seluruh tingkatan timnas.

"Kami sepakat bahwa kontinuitas program harus berjalan di Timnas Indonesia mulai dari level U-17, lalu U-20, U-23, dan senior, sehingga jenjang talenta pemain dapat dilakukan secara berkesinambungan," ujar Erick.

Baca Juga

Kemenkes: CKG Layani 59,5 Juta Peserta per 5 Juli 2026

Pencarian Talenta Muda untuk Masa Depan

PSSI bersama BTN juga menegaskan bahwa pencarian bakat akan terus dilakukan guna memastikan regenerasi yang optimal dalam Timnas Indonesia.

"Kami akan mencari talenta-talenta pemain terbaik asal Indonesia mulai dari usia muda untuk masa depan Timnas Indonesia," tambah Erick.

Komitmen ini dinilai krusial mengingat keberhasilan Timnas U-23 Indonesia dalam mencatat sejarah di Piala Asia U-23 2024. Skuad Garuda Muda berhasil menembus babak semifinal dan tampil di laga playoff Olimpiade Paris 2024 melawan Guinea U-23. Meskipun harus mengakui keunggulan lawan dengan skor tipis 0-1 akibat gol penalti Moriba, perjuangan Marselino Ferdinan dan kawan-kawan mendapat apresiasi tinggi dari masyarakat.

Keberhasilan Timnas U-23 ini menjadi bukti bahwa sepak bola Indonesia memiliki kualitas dan potensi besar untuk terus berkembang. Oleh karena itu, PSSI menyiapkan cetak biru pembinaan jangka panjang yang tidak hanya menitikberatkan pada pembinaan pemain muda, tetapi juga mempertimbangkan peran pemain naturalisasi serta program pemusatan latihan berjangka panjang.

Regenerasi Berkelanjutan dan Target Ambisius

PSSI menargetkan agar program pembinaan ini dapat menghasilkan pemain-pemain berkualitas yang siap bersaing di level internasional. Erick menegaskan bahwa dengan konsistensi program dari level junior hingga senior, regenerasi pemain timnas dapat berjalan lebih baik dan mencetak prestasi di ajang internasional mendatang, termasuk target jangka panjang menuju Olimpiade dan Piala Dunia.

Dalam kesempatan yang sama, Erick juga menyoroti pentingnya kerja sama antara PSSI dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah, akademi sepak bola, serta klub-klub profesional, guna menciptakan ekosistem pembinaan yang lebih baik. Upaya ini sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045, di mana sepak bola nasional diharapkan mampu menjadi kekuatan yang disegani di Asia dan dunia.

Dengan langkah-langkah konkret yang telah dirancang, PSSI optimistis bahwa masa depan sepak bola Indonesia akan semakin cerah dan kompetitif di kancah global.

Mazroh Atul Jannah

Mazroh Atul Jannah

variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Marinir Beri Penghargaan Prajurit Berprestasi di Papua

Marinir Beri Penghargaan Prajurit Berprestasi di Papua

BRIN Dorong Implementasi GIS untuk Kebijakan Berbasis Bukti

BRIN Dorong Implementasi GIS untuk Kebijakan Berbasis Bukti

Baznas Hadirkan Kampung Zakat Tenun di Lima Puluh Kota

Baznas Hadirkan Kampung Zakat Tenun di Lima Puluh Kota

Wamen Nezar: Humas Harus Adopsi AI Berlandaskan Standar Etik

Wamen Nezar: Humas Harus Adopsi AI Berlandaskan Standar Etik

Komisi III Siapkan Tim Pengawas Usai Jampidsus Mundur

Komisi III Siapkan Tim Pengawas Usai Jampidsus Mundur