Minggu, 22 Maret 2026

Wapres Gibran Dorong Pesantren Jadi Pusat Inovasi Teknologi dan Bisnis Nasional

Wapres Gibran Dorong Pesantren Jadi Pusat Inovasi Teknologi dan Bisnis Nasional
Wapres Gibran Dorong Pesantren Jadi Pusat Inovasi Teknologi dan Bisnis Nasional

JAKARTA - Wakil Presiden Gibran Rakabuming menekankan pentingnya pesantren menjadi pusat pengembangan ekonomi dan bisnis berbasis teknologi. Hal ini disampaikan saat kunjungannya ke Pesantren Al Hamid di Cilangkap, Cipayung, Jakarta Timur, Selasa, dalam rangka Safari Ramadhan.

Santri Harus Menguasai Teknologi Modern

Wapres mengatakan santri perlu menguasai teknologi dalam berbagai bidang, mulai dari pertanian dan peternakan modern, hingga robotic, blockchain, dan AI. "Di tengah era kemajuan teknologi yang semakin masif ini, kita ingin pesantren juga mampu melahirkan para santri yang menguasai teknologi," ujarnya di Jakarta.

Baca Juga

Panduan Lengkap Cek Bansos PKH dan BPNT Maret 2026 Secara Online Agar Tidak Tertipu Link Palsu di Media Sosial

Kunjungan ini juga menjadi kesempatan untuk berdialog dengan pengasuh, pengurus, dan para santri. Wapres menekankan bahwa teknologi harus menjadi alat untuk menciptakan peluang baru dan solusi inovatif.

Penguatan Kapasitas Pesantren Secara Komprehensif

Gibran menegaskan bahwa penguatan kapasitas pesantren harus dilakukan secara menyeluruh. Ia mengakui masih ada tantangan terkait tata kelola, akses teknologi, pelatihan, dan akses permodalan untuk mendukung kemandirian ekonomi pesantren.

Berbagai program bantuan pemerintah, seperti KIP, MBG, dan CKG, juga disebutnya perlu dimaksimalkan. Dengan dukungan tersebut, pesantren bisa berkembang menjadi institusi pendidikan sekaligus pusat ekonomi yang mandiri.

Peran Strategis Pesantren dalam Pembangunan Nasional

Wapres menegaskan komitmen pemerintah di bawah Presiden Prabowo Subianto dalam mengintegrasikan pesantren ke agenda pembangunan nasional. "Pemerintah memiliki komitmen kuat dalam pengembangan pondok pesantren dan menjadikannya bagian dari agenda pembangunan nasional," katanya.

Santri masa kini diharapkan tidak hanya menjadi penjaga moral bangsa, tetapi juga motor kemajuan. Mereka diharapkan mampu bersaing secara global tanpa kehilangan jati diri dan nilai-nilai akhlak yang melekat.

Makna Historis Kunjungan ke Pesantren Al Hamid

Pengasuh Pesantren Al Hamid, K.H. Lukman Hakim Hamid, menyampaikan kunjungan Wapres memiliki makna historis tersendiri. Peletakan batu pertama pesantren ini dahulu dilakukan oleh Wakil Presiden ke-6 RI, Jenderal (Purn.) Try Sutrisno.

Kunjungan ditutup dengan Shalat Ashar berjamaah di Masjid Mantab Al Falah serta foto bersama para santri. Sinergi antara pemerintah dan pesantren diharapkan semakin kuat untuk mencetak generasi santri unggul yang adaptif terhadap teknologi dan tetap berakhlak.

Nathasya Zallianty

Nathasya Zallianty

variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Cara Cek Dana PIP 2026 Secara Online Lengkap Dengan Syarat Pencairan dan Daftar Bank Penyalur Resmi

Cara Cek Dana PIP 2026 Secara Online Lengkap Dengan Syarat Pencairan dan Daftar Bank Penyalur Resmi

Panduan Lengkap Cara Balik Nama Sertifikat Tanah Warisan Agar Sah Secara Hukum Beserta Syarat dan Biaya Resmi Terbaru

Panduan Lengkap Cara Balik Nama Sertifikat Tanah Warisan Agar Sah Secara Hukum Beserta Syarat dan Biaya Resmi Terbaru

Daftar Lengkap Lokasi Samsat Keliling Jadetabek Hari Ini Beserta Jam Operasional dan Syarat Bayar Pajak Kendaraan

Daftar Lengkap Lokasi Samsat Keliling Jadetabek Hari Ini Beserta Jam Operasional dan Syarat Bayar Pajak Kendaraan

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat Disertai Petir di Enam Provinsi dan Lima Kota Besar Senin 16 Maret 2026

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat Disertai Petir di Enam Provinsi dan Lima Kota Besar Senin 16 Maret 2026

Daftar Lengkap Lokasi SPKLU di Tol Trans Jawa dan Trans Sumatra untuk Mudik Lebaran 2026 Naik Mobil Listrik

Daftar Lengkap Lokasi SPKLU di Tol Trans Jawa dan Trans Sumatra untuk Mudik Lebaran 2026 Naik Mobil Listrik