Diresmikan Prabowo, Bendungan Sidan dan Keureuto Perkuat Ketahanan Air
- Minggu, 12 Juli 2026
JAKARTA - PT Brantas Abipraya (Persero) mengonfirmasi bahwa Bendungan Sidan di Bali dan Bendungan Keureuto di Aceh yang dibangun perusahaan kini telah resmi beroperasi. Kedua infrastruktur tersebut termasuk dalam lima bendungan yang diresmikan secara serentak oleh Presiden Prabowo Subianto pada Jumat (10/7/2026).
Peresmian ini dilakukan secara hybrid, di mana Presiden hadir langsung di Bendungan Meninting, NTB, sementara peresmian Bendungan Keureuto, Bendungan Rukoh, Bendungan Jlantah, dan Bendungan Sidan dilakukan dari jarak jauh.
Brantas Abipraya menyatakan bahwa penyelesaian pembangunan kedua proyek tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan serta ketahanan air nasional. Dalam sambutannya, Presiden menegaskan bahwa pembangunan bendungan adalah investasi jangka panjang untuk menjamin ketahanan pangan dan kesejahteraan petani.
Baca JugaPerkuat Ekosistem Digital, DSSA Gelontorkan Rp8,54 Triliun ke BMT
"Pastikan bahwa air yang dibutuhkan petani sampai kepada petani. Para petani adalah produsen pangan. Tanpa pangan tidak ada negara," tegas Presiden.
Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, turut menyatakan bahwa bendungan bukan sekadar infrastruktur, melainkan fondasi bagi kedaulatan bangsa. Bendungan Sidan sendiri dibangun dengan tinggi 68 meter dan kapasitas tampung 5,76 juta meter kubik. Fungsinya mencakup penyediaan air baku sebesar 1,75 meter kubik per detik, irigasi seluas 9.598 hektare, reduksi banjir seluas 108 hektare, serta potensi pembangkit listrik sebesar 8,08 megawatt (MW).
Di sisi lain, Bendungan Keureuto di Aceh Utara diproyeksikan mendukung sektor pertanian dan pengendalian banjir dengan mereduksi area genangan hingga 627 hektare. Bendungan ini menyediakan air baku sebesar 650 liter per detik bagi sejumlah kecamatan di Aceh Utara, serta memiliki potensi pengembangan PLTS terapung 179 MW dan PLTA 6,3 MW.
Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya, Dian Sovana, menyatakan bahwa peresmian ini adalah wujud kontribusi perusahaan dalam mendukung Asta Cita pemerintah.
"Infrastruktur bendungan tidak hanya menyediakan air bagi sektor pertanian, tetapi juga memberikan manfaat luas bagi masyarakat melalui penyediaan air baku, pengendalian banjir, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Kami bangga dapat menjadi bagian dari pembangunan infrastruktur strategis yang memberikan manfaat berkelanjutan bagi generasi mendatang," ujar Dian dalam siaran pers, Minggu (12/7/2026).
Dian menambahkan, perusahaan akan terus berkomitmen mengerjakan proyek strategis nasional lainnya demi mendukung Indonesia yang tangguh dan berdaya saing.
"Kami percaya bahwa pembangunan infrastruktur merupakan fondasi penting dalam mewujudkan Indonesia yang tangguh, berdaya saing, serta mampu mencapai swasembada pangan sebagaimana menjadi salah satu prioritas dalam Asta Cita Presiden Republik Indonesia," kata Dian.
Sukirno
variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.












