Beroperasi Juli 2026, Citra Borneo (CBUT) Siap Optimalkan Cuan Program B50
- Kamis, 11 Juni 2026
JAKARTA – PT Citra Borneo Utama Tbk (CBUT) bersiap meningkatkan kapasitas pengolahan sawit melalui pengoperasian Refinery & Fractionation Plant II yang ditargetkan mulai beroperasi pada Juli 2026.
Fasilitas baru dengan kapasitas 1.500 ton per hari ini saat ini telah memasuki tahap commissioning.
Direktur Utama Citra Borneo Utama, Rorry Christian Tobing, menyatakan bahwa penambahan fasilitas ini akan memperkuat kapabilitas perseroan dalam memproduksi turunan sawit, seperti RBDPO, olein, dan stearin.
Baca JugaPerkuat Ekosistem Digital, DSSA Gelontorkan Rp8,54 Triliun ke BMT
Langkah strategis ini dilakukan bertepatan dengan rencana pemerintah menerapkan mandatori biodiesel B50 pada Juli 2026.
"Program B50 menciptakan tambahan permintaan minyak sawit di dalam negeri dan menjaga stabilitas harga," ujar Rorry dalam paparan publik, Kamis (11/6/2026). Pihaknya optimistis tambahan kapasitas ini akan menjadi motor pertumbuhan pendapatan perusahaan ke depan.
Meski pendapatan CBUT pada kuartal I-2026 turun tipis 0,53% secara tahunan menjadi Rp3,38 triliun akibat fluktuasi harga komoditas global, perseroan berhasil mencatatkan kinerja profitabilitas yang solid.
Laba usaha naik 19,02% menjadi Rp89 miliar, sementara laba bersih tumbuh 11,57% menjadi Rp45 miliar.
Rorry menekankan bahwa peningkatan kualitas laba tersebut merupakan hasil dari efisiensi operasional yang ketat serta perbaikan margin.
Sebagai catatan, pada tahun 2025 lalu, CBUT telah mencatatkan pertumbuhan penjualan sebesar 43,05% menjadi Rp13,97 triliun dengan lonjakan laba usaha yang signifikan.
Sukirno
variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Berita Lainnya
Diresmikan Prabowo, Bendungan Sidan dan Keureuto Perkuat Ketahanan Air
- Minggu, 12 Juli 2026












