Senin, 13 Juli 2026

Hadapi Tantangan Industri, Avia Avian (AVIA) Konsisten Jalankan Ekspansi

Hadapi Tantangan Industri, Avia Avian (AVIA) Konsisten Jalankan Ekspansi
PT Avia Avian Tbk (AVIA).

JAKARTA - PT Avia Avian Tbk (AVIA) tetap melanjutkan strategi ekspansi meski industri cat dihadapkan pada berbagai tantangan di sisa tahun 2026, terutama terkait daya beli konsumen, volatilitas harga bahan baku, serta fluktuasi nilai tukar rupiah. 

Head of Investor Relations Avia Avian, Andreas Timothy Hadikrisno, memaparkan bahwa tantangan utama industri saat ini berasal dari kombinasi tekanan eksternal dan dinamika persaingan pasar yang ketat. 

Volatilitas harga bahan baku menjadi perhatian utama karena sebagian besar bahan baku industri cat dipengaruhi oleh harga komoditas global, nilai tukar rupiah, dan ketegangan geopolitik yang berdampak pada rantai pasok serta biaya impor.

Baca Juga

Perkuat Ekosistem Digital, DSSA Gelontorkan Rp8,54 Triliun ke BMT

"Kondisi ini membuat perusahaan harus sangat disiplin dalam mengelola biaya, menjaga efisiensi operasional, dan memastikan strategi pengadaan bahan baku berjalan optimal," ungkap Andreas. 

Untuk merespons tekanan biaya, AVIA telah melakukan penyesuaian harga sebanyak dua kali pada tahun 2026 secara terukur guna menjaga margin sekaligus mempertahankan daya saing di pasar.

Pada tahun 2026, Avian Brands tetap melanjutkan ekspansi jaringan distribusi, kapasitas produksi, dan inovasi produk. 

Perusahaan menargetkan penambahan sekitar tujuh hingga delapan pusat distribusi baru, di mana hingga kuartal pertama telah dibuka dua pusat distribusi milik sendiri dan satu pusat distribusi mini. 

Selain itu, pabrik ketiga di Cirebon ditargetkan mulai commissioning tahun ini. Dari sisi inovasi, AVIA telah meluncurkan tujuh produk baru di berbagai segmen hingga kuartal pertama 2026.

Untuk mendukung strategi tersebut, AVIA menyiapkan belanja modal (capex) rutin sekitar 2%–3% dari total penjualan, ditambah capex ekspansi untuk pembangunan pabrik Cirebon. 

Hingga kuartal pertama 2026, realisasi total capex mencapai sekitar Rp 99 miliar, dengan rincian Rp 48 miliar untuk capex rutin dan sekitar Rp 50 miliar untuk capex ekspansi. 

"Realisasi ini masih sejalan dengan rencana Perseroan, dengan fokus utama pada kelanjutan pembangunan pabrik Cirebon serta penguatan infrastruktur operasional dan distribusi," tandasnya.

Sukirno

Sukirno

variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Kelola 4,11 Juta Hektare Aset, Agrinas Palma Raih Surplus Rp2,86 T

Kelola 4,11 Juta Hektare Aset, Agrinas Palma Raih Surplus Rp2,86 T

Waskita Karya Perkuat Ketahanan Pangan Lewat 29 Bendungan

Waskita Karya Perkuat Ketahanan Pangan Lewat 29 Bendungan

Diresmikan Prabowo, Bendungan Sidan dan Keureuto Perkuat Ketahanan Air

Diresmikan Prabowo, Bendungan Sidan dan Keureuto Perkuat Ketahanan Air

BSI Perkuat Ekosistem Halal Global di HEI 2026 Melalui Solusi Finansial Terintegrasi

BSI Perkuat Ekosistem Halal Global di HEI 2026 Melalui Solusi Finansial Terintegrasi

Inovasi Lean Construction PTPP Jadi Referensi Internasional

Inovasi Lean Construction PTPP Jadi Referensi Internasional