Kemenkes Latih 4.241 Dosen Kemenag demi Tingkatkan Kompetensi
- Senin, 15 Juni 2026
JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) menggelar agenda Program Peningkatan Kompetensi Dasar Pendidikan (PKDP) 2026 yang melibatkan sebanyak 4.241 dosen binaan sebagai bagian dari langkah mendongkrak mutu serta profesionalisme tenaga pengajar di kampus binaan Kemenag.
“PKDP bukan sekadar pemenuhan persyaratan administratif bagi dosen pemula, tetapi merupakan ikhtiar bersama untuk membangun budaya akademik yang unggul, moderat, dan berdaya saing global,” ujar Dirjen Pendidikan Islam Kemenag Amien Suyitno dikonfirmasi dari Jakarta, Senin.
Agenda PKDP ini diikuti oleh 4.241 dosen, yang meliputi para dosen dari Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN), Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS), dan dosen yang berasal dari perguruan tinggi keagamaan non-Islam di bawah lingkungan Kemenag.
Baca JugaPresiden Prabowo Ungkap Alasan Pihak Tertentu Tolak Program B50
Program dimaksud dilangsungkan lewat fasilitasi 20 Perguruan Tinggi Penyelenggara (PTP) yang berlokasi di bermacam wilayah Indonesia.
Proses pelaksanaan PKDP diselenggarakan secara berjenjang mulai dari tanggal 8 sampai 30 Juni 2026, dengan menyesuaikan kalender akademik beserta kesiapan tiap-tiap perguruan tinggi penyelenggara.
Program tersebut diposisikan sebagai salah satu instrumen krusial dalam membekali para dosen pemula supaya menguasai kompetensi pedagogik, akademik, serta profesional yang selaras dengan standar pendidikan tinggi.
“Melalui program ini kami ingin memastikan bahwa setiap dosen memiliki kompetensi pedagogik yang kuat, integritas akademik yang tinggi, serta kemampuan mentransformasikan ilmu pengetahuan secara relevan dengan tantangan zaman,” katanya.
Pada sisi lain, Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Kemenag Sahiron menjabarkan bahwa PKDP 2026 diformulasikan guna memperkokoh kecakapan dasar dosen dalam menyusun, mempraktikkan, serta menguji proses edukasi yang berkiblat pada hasil pembelajaran sekaligus kebutuhan mahasiswa di era transformasi digital.
"Kami berharap para peserta tidak hanya memperoleh sertifikat kelulusan, tetapi juga mendapatkan perspektif baru dalam menjalankan peran sebagai pendidik, peneliti, dan pengabdi kepada masyarakat,” kata Sahiron.
PKDP 2026 menghadirkan lima modul inti yang disusun secara menyeluruh demi memantapkan kecakapan dosen pemula, antara lain Perencanaan Pembelajaran, serta Pedagogik: Pendekatan, Model, Strategi, Metode dan Teknik Pembelajaran.
Berikutnya yaitu Penulisan Karya Ilmiah, Paradigma Integrasi Keilmuan, dan Moderasi Agama. Kelima modul itu menjadi landasan krusial dalam mencetak figur dosen yang profesional, adaptif, serta sanggup menyatukan nilai-nilai keagamaan dengan dinamika ilmu pengetahuan dan teknologi.
Andika Riyan Satriya Nugraha
variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Berita Lainnya
Kasus Eks Jampidsus: DPR Bentuk Panja, Adang Ingatkan Soliditas TNI-Polri
- Minggu, 12 Juli 2026
Kasus Eks Jampidsus: DPR Bentuk Panja, Adang Ingatkan Soliditas TNI-Polri
- Minggu, 12 Juli 2026












