Senin, 13 Juli 2026

Dirut KAI Pastikan Kesiapan Kereta Api Dukung Transformasi Energi B50

Dirut KAI Pastikan Kesiapan Kereta Api Dukung Transformasi Energi B50
Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero), Bobby Rasyidin.

JAKARTA – Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero), Bobby Rasyidin, menegaskan kesiapan operasional kereta api dalam mendukung implementasi bahan bakar biodiesel B50 sebagai bagian dari transformasi energi nasional menuju transportasi yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan.

"KAI terus memperkuat roadmap keberlanjutan energi melalui pemanfaatan biodiesel secara bertahap pada operasional kereta api," ujar Bobby dalam keterangan di Jakarta, Senin. 

Bobby menyampaikan bahwa langkah tersebut merupakan bentuk dukungan KAI terhadap kebijakan pemerintah dalam memperluas penggunaan energi baru terbarukan, meningkatkan ketahanan energi nasional, serta menekan angka emisi di sektor transportasi.

Baca Juga

Perkuat Ekosistem Digital, DSSA Gelontorkan Rp8,54 Triliun ke BMT

Ia menjelaskan bahwa transformasi bahan bakar di KAI telah berjalan sesuai arahan kebijakan mandatori biodiesel pemerintah. 

Berdasarkan data perusahaan, penggunaan bahan bakar pada operasional KAI meningkat secara bertahap, mulai dari B0 pada 2017, berlanjut ke B20 (2018–2019), B30 (2020–2022), B35 (2023–2024), B40 (2025–2026), hingga menuju B50 pada tahun 2026 ini.

Bobby menambahkan bahwa perjalanan dari B0 ke B50 membuktikan pentingnya konsistensi kebijakan energi nasional serta kesiapan operator transportasi dalam menerjemahkannya ke dalam layanan publik yang andal. 

"KAI memperkuat peran kereta api melalui roadmap biodiesel dari B0 menuju B50, dengan memastikan setiap tahapan berjalan selaras dengan keselamatan, keandalan layanan, efisiensi energi, dan penurunan emisi,” tegasnya.

Saat ini, KAI tengah melakukan pengujian teknis biodiesel B50 dengan memfokuskan evaluasi pada performa mesin, tingkat konsumsi bahan bakar, emisi, serta ketahanan sarana agar operasional tetap berkelanjutan. 

Pengujian ini sangat krusial karena operasional kereta api memiliki karakteristik khusus, seperti beban angkut yang berat, durasi perjalanan panjang, serta standar keandalan yang tinggi. 

Sejak April 2026, KAI bersama Kementerian ESDM telah memulai uji teknis B50 pada lokomotif dan genset. 

Pemerintah sendiri dijadwalkan memberlakukan mandatori biodiesel B50 secara nasional mulai 1 Juli 2026.

Sukirno

Sukirno

variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Kelola 4,11 Juta Hektare Aset, Agrinas Palma Raih Surplus Rp2,86 T

Kelola 4,11 Juta Hektare Aset, Agrinas Palma Raih Surplus Rp2,86 T

Waskita Karya Perkuat Ketahanan Pangan Lewat 29 Bendungan

Waskita Karya Perkuat Ketahanan Pangan Lewat 29 Bendungan

Diresmikan Prabowo, Bendungan Sidan dan Keureuto Perkuat Ketahanan Air

Diresmikan Prabowo, Bendungan Sidan dan Keureuto Perkuat Ketahanan Air

BSI Perkuat Ekosistem Halal Global di HEI 2026 Melalui Solusi Finansial Terintegrasi

BSI Perkuat Ekosistem Halal Global di HEI 2026 Melalui Solusi Finansial Terintegrasi

Inovasi Lean Construction PTPP Jadi Referensi Internasional

Inovasi Lean Construction PTPP Jadi Referensi Internasional