Senin, 13 Juli 2026

BGN Evaluasi Insentif Dapur Makan Bergizi Gratis, Tak Lagi Flat

BGN Evaluasi Insentif Dapur Makan Bergizi Gratis, Tak Lagi Flat
Badan Gizi Nasional (BGN).

JAKARTA — Badan Gizi Nasional (BGN) tengah mengevaluasi kebijakan pemberian insentif bagi dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). 

Selama ini, insentif dipukul rata sebesar Rp6 juta per hari bagi setiap dapur, terlepas dari berapapun jumlah penerima manfaatnya. 

Ke depannya, skema ini akan diubah agar lebih efisien dan berbasis pada jumlah penerima manfaat yang terverifikasi.

Baca Juga

Presiden Prabowo Ungkap Alasan Pihak Tertentu Tolak Program B50

Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari, menjelaskan bahwa evaluasi ini bertujuan untuk memperbaiki tata kelola anggaran. 

"Setelah data penerima manfaat fix, kami harapkan nanti insentifnya tidak flat Rp6 juta semua," ujarnya di Gedung DPR, Senin (15/6/2026). 

Ia menambahkan bahwa BGN bahkan tidak menutup kemungkinan untuk menggabungkan dapur SPPG yang memiliki jumlah penerima manfaat kurang optimal.

Model insentif baru tidak akan sekadar didasarkan pada jumlah porsi yang dihasilkan (output), tetapi menggunakan indikator komposit yang mempertimbangkan kualitas makanan, standar keamanan pangan, serta ketahanan pangan yang terjaga.

Selain penyesuaian insentif, BGN juga mulai memperketat seleksi penerima manfaat program MBG. 

Program ini tidak akan lagi menyasar seluruh siswa, melainkan difokuskan pada mereka yang membutuhkan pemenuhan gizi. 

Sebagai contoh, siswa di sekolah-sekolah high class atau sekolah favorit yang secara ekonomi dinilai mampu tidak akan lagi menjadi prioritas. 

Langkah seleksi ini diperkirakan dapat mengurangi jumlah penerima manfaat hingga sekitar 8 juta jiwa.

Sukirno

Sukirno

variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Bahlil Minta Kader Golkar di DPR Kawal dan Beri Masukan Program MBG

Bahlil Minta Kader Golkar di DPR Kawal dan Beri Masukan Program MBG

Bahlil Ungkap Tantangan Jadi Menteri ESDM di Tengah Krisis Geopolitik

Bahlil Ungkap Tantangan Jadi Menteri ESDM di Tengah Krisis Geopolitik

Kasus Eks Jampidsus: DPR Bentuk Panja, Adang Ingatkan Soliditas TNI-Polri

Kasus Eks Jampidsus: DPR Bentuk Panja, Adang Ingatkan Soliditas TNI-Polri

Kasus Eks Jampidsus: DPR Bentuk Panja, Adang Ingatkan Soliditas TNI-Polri

Kasus Eks Jampidsus: DPR Bentuk Panja, Adang Ingatkan Soliditas TNI-Polri

Kemenkes: CKG Layani 59,5 Juta Peserta per 5 Juli 2026

Kemenkes: CKG Layani 59,5 Juta Peserta per 5 Juli 2026