Senin, 13 Juli 2026

Dukung Program 3 Juta Rumah, Tito Ubah Definisi MBR & Hapus Domisili

Dukung Program 3 Juta Rumah, Tito Ubah Definisi MBR & Hapus Domisili
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian.

Jakarta — Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian dan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait berkomitmen mempercepat realisasi program 3 juta rumah melalui revisi kebijakan. 

Salah satu langkah strategis yang diambil adalah memperluas definisi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Batas penghasilan MBR yang sebelumnya ditetapkan maksimal Rp7 juta per bulan bagi yang belum menikah, akan dinaikkan menjadi Rp8,5 juta per bulan. 

Baca Juga

Presiden Prabowo Ungkap Alasan Pihak Tertentu Tolak Program B50

Kebijakan ini bertujuan agar jangkauan penerima manfaat program perumahan menjadi lebih luas. 

Selain itu, pemerintah juga menghapus hambatan administratif berupa persyaratan KTP domisili bagi warga yang ingin mengakses program perumahan.

"Kita akan revisi kembali. Karena Pak Ara (Menteri PKP) mau memperluas definisi masyarakat berpenghasilan rendah itu," ujar Tito usai acara sosialisasi di Tambora, Jakarta Barat, Senin (15/6/2026).

Tito menjelaskan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk mendukung program ini, termasuk kebijakan pembebasan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) serta retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) bagi MBR.

Sebagai bentuk nyata dukungan terhadap program prorakyat Presiden Prabowo Subianto, Mendagri dan Menteri PKP rutin melakukan peninjauan langsung (door-to-door) ke berbagai wilayah, termasuk kawasan padat penduduk seperti Tambora. 

Langkah ini dilakukan guna memastikan bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS) atau bedah rumah benar-benar menyasar masyarakat yang membutuhkan dan tinggal di hunian tidak layak.

Sukirno

Sukirno

variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Bahlil Minta Kader Golkar di DPR Kawal dan Beri Masukan Program MBG

Bahlil Minta Kader Golkar di DPR Kawal dan Beri Masukan Program MBG

Bahlil Ungkap Tantangan Jadi Menteri ESDM di Tengah Krisis Geopolitik

Bahlil Ungkap Tantangan Jadi Menteri ESDM di Tengah Krisis Geopolitik

Kasus Eks Jampidsus: DPR Bentuk Panja, Adang Ingatkan Soliditas TNI-Polri

Kasus Eks Jampidsus: DPR Bentuk Panja, Adang Ingatkan Soliditas TNI-Polri

Kasus Eks Jampidsus: DPR Bentuk Panja, Adang Ingatkan Soliditas TNI-Polri

Kasus Eks Jampidsus: DPR Bentuk Panja, Adang Ingatkan Soliditas TNI-Polri

Kemenkes: CKG Layani 59,5 Juta Peserta per 5 Juli 2026

Kemenkes: CKG Layani 59,5 Juta Peserta per 5 Juli 2026