Senin, 13 Juli 2026

Kemensos Ajukan Tambahan Anggaran Rp22,4 Triliun untuk 2027

Kemensos Ajukan Tambahan Anggaran Rp22,4 Triliun untuk 2027
Pagu Indikatif Kurang, Kemensos Usul Tambah Dana Rp22,4 Triliun [FOTO : NET].

Jakarta - Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengutarakan bahwa Kementerian Sosial menyodorkan permohonan dana ekstra senilai Rp22,4 triliun untuk kalender anggaran 2027, menimbang pagu indikatif 2027 sebesar Rp84,71 triliun belum mencukupi sasaran program Kementerian Sosial. 

"Pagu indikatif tahun 2027 sebesar Rp84,71 triliun, secara teknis belum mampu memenuhi seluruh mandat tersebut. Ada gap yang nyata antara yang diperintahkan dengan apa yang kami bisa lakukan dengan pagu yang ada saat ini. Total gap yang kami usulkan untuk dipenuhi adalah Rp22.488.964.541.000 atau Rp22,49 triliun, jika disetujui maka total anggaran Kementerian Sosial pada tahun 2027 menjadi Rp107,20 triliun," katanya, dalam rapat kerja dengan Komisi VIII DPR di Jakarta, Rabu (17/06/2026). 

Ia mencontohkan bagi sektor graduasi Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi (PPSE), jatah pagu sekadar mampu membiayai 10.000 KK, padahal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) membidik 400.000 keluarga penerima manfaat (KPM) di tiap tahunnya. 

Baca Juga

Presiden Prabowo Ungkap Alasan Pihak Tertentu Tolak Program B50

"Gap-nya hampir 40 kali lipat," kata Saifullah Yusuf. Alokasi pendanaan bagi operasional Sekolah Rakyat pun mengalami defisit.

"Pagu Sekolah Rakyat R4,9 triliun, kurang dari Rp3,64 triliun untuk membiayai Rp100.000 lebih siswa yang bersekolah di tahun 2027. Padahal ini adalah mandat langsung Perpres Nomor 120 Tahun 2025 yang sekaligus sekarang terus berjalan dan mengalami suatu kemajuan-kemajuan yang patut dicatat sebagai bagian dari perjalanan awal penyelenggaraan Sekolah Rakyat," kata Saifullah Yusuf.

 Selanjutnya, internalnya mengidentifikasi nihilnya pos pembiayaan untuk kelompok lansia serta penyandang disabilitas di dalam pagu indikatif 2027. "Tidak ada satu rupiah pun dalam pagu indikatif untuk bantuan langsung berkelanjutan bagi 1,46 juta lansia dan disabilitas tunggal miskin," kata Saifullah Yusuf.

Andika Riyan Satriya Nugraha

Andika Riyan Satriya Nugraha

variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Bahlil Minta Kader Golkar di DPR Kawal dan Beri Masukan Program MBG

Bahlil Minta Kader Golkar di DPR Kawal dan Beri Masukan Program MBG

Bahlil Ungkap Tantangan Jadi Menteri ESDM di Tengah Krisis Geopolitik

Bahlil Ungkap Tantangan Jadi Menteri ESDM di Tengah Krisis Geopolitik

Kasus Eks Jampidsus: DPR Bentuk Panja, Adang Ingatkan Soliditas TNI-Polri

Kasus Eks Jampidsus: DPR Bentuk Panja, Adang Ingatkan Soliditas TNI-Polri

Kasus Eks Jampidsus: DPR Bentuk Panja, Adang Ingatkan Soliditas TNI-Polri

Kasus Eks Jampidsus: DPR Bentuk Panja, Adang Ingatkan Soliditas TNI-Polri

Kemenkes: CKG Layani 59,5 Juta Peserta per 5 Juli 2026

Kemenkes: CKG Layani 59,5 Juta Peserta per 5 Juli 2026