Sabtu, 11 Juli 2026

Saham Papan Akselerasi Naik Tinggi, Investor Perlu Pahami Risiko

Saham Papan Akselerasi Naik Tinggi, Investor Perlu Pahami Risiko
Saham Papan Akselerasi.

JAKARTA - Kinerja saham yang tercatat di papan akselerasi menunjukkan tren positif di tengah tekanan yang membayangi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). 

Hingga perdagangan Rabu (17/6/2026), indeks saham papan akselerasi mencatatkan kenaikan sebesar 12,71% secara tahun berjalan (year to date/ytd). 

Capaian ini kontras dengan kinerja saham papan utama dan papan pengembangan yang justru mencatatkan penurunan masing-masing sebesar 27,43% dan 30,26%.

Baca Juga

IHSG Dibuka Turun ke 5.801, Saham Perbankan Kompak Memerah

Analis sekaligus Branch Manager Panin Sekuritas Pondok Indah, Elandry Pratama, menjelaskan bahwa performa saham papan akselerasi yang lebih baik menunjukkan investor mulai mencari peluang di luar saham berkapitalisasi besar. Namun, ia menekankan pentingnya kewaspadaan.

"Untuk saham papan akselerasi, saya agak berhati-hati dalam memberikan target harga karena likuiditas dan volatilitasnya relatif tinggi sehingga pergerakan harga sering kali tidak sepenuhnya mencerminkan fundamental," ujar Elandry, Selasa (16/6/2026). 

Ia menyarankan investor moderat membatasi porsi di papan akselerasi sekitar 5%–10% dari total portofolio, dan maksimal 15%–20% bagi investor agresif.

Senada dengan hal tersebut, Senior Equity Research Kiwoom Sekuritas, Sukarno Alatas, menyarankan investor untuk fokus pada emiten dengan fundamental baik. 

Ia merekomendasikan PT Prima Globalindo Logistik Tbk (PPGL) dengan target harga Rp 220 per saham, mengingat rekam jejak dividennya yang konsisten.

Praktisi pasar modal sekaligus pendiri WH-Project, William Hartanto, menambahkan bahwa strategi trading di papan akselerasi bisa dilakukan dengan mengikuti pergerakan teknikal dan volume transaksi. 

Bagi investor ritel, ia menyarankan alokasi maksimal 20% dari total ekuitas. William merekomendasikan beberapa saham untuk dicermati, di antaranya:

PT Panca Anugrah Wisesa Tbk (MGLV): Target harga Rp 9.000–Rp 1.000

PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (PACK): Target harga Rp 320

PT Agro Bahari Nusantara Tbk (UDNG): Target harga Rp 1.900

PT Agung Menjangan Mas Tbk (AMMS): Target harga Rp 434

PT Lima Dua Lima Tiga Tbk (LUCY): Target harga Rp 2.000–Rp 2.200

PT Mitra Tirta Buwana Tbk (SOUL): Target harga Rp 50 per saham

Sukirno

Sukirno

variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Awal Perdagangan 30 Juni: Rupiah dan IHSG Kompak Terperosok

Awal Perdagangan 30 Juni: Rupiah dan IHSG Kompak Terperosok

Update XRP 30 Juni: Menguat Tipis Ikuti Pemulihan Pasar Kripto

Update XRP 30 Juni: Menguat Tipis Ikuti Pemulihan Pasar Kripto

HUT ke-80: BNI Lanjutkan Transformasi Demi Kinerja Berkelanjutan (65 karakter)

HUT ke-80: BNI Lanjutkan Transformasi Demi Kinerja Berkelanjutan (65 karakter)

IHSG Anjlok 2,48 Persen, Investor Asing Tarik Dana Rp 85,96 Triliun

IHSG Anjlok 2,48 Persen, Investor Asing Tarik Dana Rp 85,96 Triliun

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian: Antam dan UBS Alami Penurunan

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian: Antam dan UBS Alami Penurunan