Minggu, 12 Juli 2026

SKKL Rising 8 Resmi Beroperasi, Perkuat Konektivitas Digital Indonesia

SKKL Rising 8 Resmi Beroperasi, Perkuat Konektivitas Digital Indonesia
Tingkatkan Konektivitas, SKKL Rising 8 Jakarta–Batam Resmi Mengudara [FOTO : NET].

JAKARTA – PT Ketrosden Triasmitra Tbk. (KETR) dan PT Ekamas Mora Republik Tbk. (MORA) resmi mengoperasikan Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) Rising 8, yang pembangunannya telah rampung pada Mei 2026. Direktur Utama & CEO PT Ketrosden Triasmitra Tbk., Titus Dondi Patria, menyatakan bahwa pengoperasian ini menambah jalur konektivitas vital di koridor Indonesia-Singapura.

"Rising 8 kini sudah ready for service. Kami yakin Rising 8 akan jadi pilihan yang solid bagi pelanggan yang membutuhkan koneksi andal baik di dalam maupun ke luar negeri. Ini merupakan hasil kerja sama tim selama beberapa tahun terakhir, yang dimulai dari perencanaan, penggelaran, hingga testing dan commissioning,” kata Titus, Rabu (17/6/2026).

Saat ini, segmen yang telah beroperasi adalah jalur Jakarta–Batam, sementara segmen Batam–Singapura akan menyusul sebagai proyek berikutnya. 

Baca Juga

Perkuat Ekosistem Digital, DSSA Gelontorkan Rp8,54 Triliun ke BMT

Sistem sepanjang 1.128,5 kilometer ini menggunakan teknologi repeatered system untuk mendukung kapasitas minimum 400 Tbps, yang sangat krusial bagi redundansi jaringan operator dan perusahaan dengan aplikasi kritis.

"Dan pada proyek Rising 8 inilah untuk pertama kalinya kami melakukan penggelaran SKKL secara mandiri dari sejak perizinan, penggunaan kapal, sampai tenaga ahlinya, sehingga kami sangat percaya diri untuk menggarap proyek-proyek penggelaran SKKL berikutnya." ujar Titus.

SKKL Rising 8 terintegrasi dengan Nusantara Data Center (NDC) di Batam dan fasilitas Cable Landing Station di Tanjung Pakis, Jakarta. Direktur Utama dan CEO PT Ekamas Mora Republik Tbk., Timotius Max Sulaiman, menegaskan bahwa proyek ini merupakan langkah strategis dalam mendukung kebutuhan digital masa depan Indonesia.

“Infrastruktur telekomunikasi yang kuat tidak hanya meningkatkan kualitas konektivitas, tetapi juga menjadi katalis bagi pertumbuhan ekonomi digital dan percepatan pemerataan akses digital di Indonesia, sehingga memberikan dampak berkelanjutan bagi masyarakat dan dunia usaha di berbagai wilayah. Langkah ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam mempercepat transformasi digital nasional,” kata Timotius.

Kehadiran Rising 8 diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan digital, mulai dari transaksi perbankan hingga pembelajaran daring, dengan meminimalkan risiko gangguan konektivitas bagi operator maupun perusahaan besar.

Andika Riyan Satriya Nugraha

Andika Riyan Satriya Nugraha

variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Kelola 4,11 Juta Hektare Aset, Agrinas Palma Raih Surplus Rp2,86 T

Kelola 4,11 Juta Hektare Aset, Agrinas Palma Raih Surplus Rp2,86 T

Waskita Karya Perkuat Ketahanan Pangan Lewat 29 Bendungan

Waskita Karya Perkuat Ketahanan Pangan Lewat 29 Bendungan

Diresmikan Prabowo, Bendungan Sidan dan Keureuto Perkuat Ketahanan Air

Diresmikan Prabowo, Bendungan Sidan dan Keureuto Perkuat Ketahanan Air

BSI Perkuat Ekosistem Halal Global di HEI 2026 Melalui Solusi Finansial Terintegrasi

BSI Perkuat Ekosistem Halal Global di HEI 2026 Melalui Solusi Finansial Terintegrasi

Inovasi Lean Construction PTPP Jadi Referensi Internasional

Inovasi Lean Construction PTPP Jadi Referensi Internasional