Minggu, 12 Juli 2026

Ikut BeautyFest Asia 2026, VIVA Apotek Catat Lonjakan Penjualan 35%

Ikut BeautyFest Asia 2026, VIVA Apotek Catat Lonjakan Penjualan 35%
BeautyFest Asia 2026.

JAKARTA - VIVA Apotek mencatat pertumbuhan bisnis positif melalui keikutsertaannya dalam ajang BeautyFest Asia 2026.

Perusahaan membukukan kenaikan penjualan 35% dibandingkan partisipasi tahun sebelumnya, menunjukkan meningkatnya minat konsumen terhadap produk kesehatan, kecantikan, dan wellness.

Kinerja tersebut menjadi sinyal kuat bagi VIVA Apotek dalam memperkuat posisinya sebagai jaringan ritel farmasi modern yang menyasar kebutuhan konsumen urban, khususnya segmen beauty enthusiasts dan komunitas lifestyle.

Baca Juga

Perkuat Ekosistem Digital, DSSA Gelontorkan Rp8,54 Triliun ke BMT

Selama tiga hari penyelenggaraan BeautyFest Asia 2026 di Mall Kota Kasablanka, Jakarta, VIVA Apotek menghadirkan berbagai program untuk menarik pengunjung, mulai dari promo eksklusif, flash deal, permainan berhadiah, aktivasi media sosial, hingga pengalaman belanja omnichannel yang menghubungkan layanan online dan gerai fisik.

Antusiasme konsumen juga didukung oleh keterlibatan sembilan brand principal yang berkolaborasi bersama VIVA Apotek dalam menghadirkan produk unggulan serta berbagai penawaran khusus selama acara berlangsung.

Presiden Direktur VIVA Apotek Haryanto Winata mengatakan, capaian pertumbuhan penjualan tersebut menjadi dorongan bagi perusahaan untuk terus mengembangkan pengalaman belanja yang lebih inovatif dan sesuai dengan kebutuhan konsumen.

"Kami sangat mengapresiasi antusiasme pengunjung selama BeautyFest Asia 2026 berlangsung. Pertumbuhan sales sebesar 35% menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan pengalaman retail kesehatan dan kecantikan yang lebih inovatif, relevan, dan dekat dengan kebutuhan konsumen," ujar Haryanto dalam keterangannya, Jumat (19/6/2026).

Partisipasi dalam BeautyFest Asia 2026 merupakan bagian dari strategi VIVA Apotek untuk memperluas brand engagement sekaligus meningkatkan kedekatan dengan konsumen muda.

Melalui ajang tersebut, perusahaan berupaya memperkuat awareness di pasar kesehatan dan kecantikan yang terus berkembang.

Ke depan, VIVA Apotek akan melanjutkan ekspansi melalui kolaborasi dengan berbagai brand principal dan mitra industri.

Perusahaan juga akan memperkuat strategi omnichannel dengan mengintegrasikan jaringan gerai, platform digital, serta ekosistem marketplace untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan.

Hingga akhir 2025, VIVA Apotek telah memiliki lebih dari 115 gerai yang tersebar di 15 kota strategis di Indonesia.

Perusahaan menargetkan penguatan jaringan ritel farmasi modern dengan menghadirkan layanan yang lebih mudah diakses dan terintegrasi secara digital.

Sukirno

Sukirno

variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Kelola 4,11 Juta Hektare Aset, Agrinas Palma Raih Surplus Rp2,86 T

Kelola 4,11 Juta Hektare Aset, Agrinas Palma Raih Surplus Rp2,86 T

Waskita Karya Perkuat Ketahanan Pangan Lewat 29 Bendungan

Waskita Karya Perkuat Ketahanan Pangan Lewat 29 Bendungan

Diresmikan Prabowo, Bendungan Sidan dan Keureuto Perkuat Ketahanan Air

Diresmikan Prabowo, Bendungan Sidan dan Keureuto Perkuat Ketahanan Air

BSI Perkuat Ekosistem Halal Global di HEI 2026 Melalui Solusi Finansial Terintegrasi

BSI Perkuat Ekosistem Halal Global di HEI 2026 Melalui Solusi Finansial Terintegrasi

Inovasi Lean Construction PTPP Jadi Referensi Internasional

Inovasi Lean Construction PTPP Jadi Referensi Internasional