Sabtu, 11 Juli 2026

7 Ciri DBD pada Anak yang Tak Boleh Diabaikan Orang Tua

7 Ciri DBD pada Anak yang Tak Boleh Diabaikan Orang Tua
Ciri DBD pada Anak yang Tak Boleh Diabaikan Orang Tua

JAKARTA — Ciri DBD pada anak perlu dikenali sejak dini oleh orang tua agar penanganan bisa dilakukan lebih cepat. 

Pasalnya, gejala demam berdarah dengue (DBD) pada tahap awal sering kali menyerupai flu atau infeksi virus biasa sehingga kerap tidak disadari. 

Demam pada anak memang sering dianggap sebagai kondisi ringan yang akan membaik dengan sendirinya, namun hal tersebut tidak selalu benar, terutama saat musim hujan ketika kasus DBD cenderung meningkat.

Baca Juga

Bukan Sekadar Kelelahan, Ini Penyebab Fatal Saat Berolahraga

Karena gejalanya mirip dengan penyakit lain, banyak kasus DBD baru terdeteksi ketika kondisinya sudah memasuki fase yang lebih serius. 

Oleh sebab itu, orang tua perlu mewaspadai berbagai tanda yang muncul agar anak bisa segera mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang tepat.

Berikut tujuh ciri DBD pada anak yang paling sering muncul dan perlu mendapat perhatian khusus:

Demam Tinggi Mendadak: Gejala paling umum adalah demam tinggi mendadak dengan suhu mencapai 39-40 derajat Celsius yang berlangsung lebih dari tiga hari, bahkan hingga tujuh hari.

Sakit Kepala dan Nyeri di Belakang Mata: Anak akan mengeluhkan sakit kepala berat serta nyeri di belakang mata yang semakin terasa saat menggerakkan bola mata.

Nyeri Otot, Sendi, dan Perut: Infeksi virus dengue memengaruhi sistem tubuh sehingga anak mengalami nyeri otot, sendi, hingga sakit perut yang mengganggu aktivitas.

Nafsu Makan Menurun, Mual, dan Muntah: Anak tampak lemas, mudah lelah, serta mengalami mual dan muntah. Muntah terus-menerus yang menyebabkan sulitnya asupan cairan memerlukan perhatian medis segera.

Muncul Ruam Merah atau Bintik-bintik: Ruam kemerahan atau bintik-bintik merah/ungu kecil di bawah kulit (petechiae) dapat mengindikasikan penurunan jumlah trombosit.

Mimisan atau Gusi Berdarah: Penurunan trombosit menyebabkan gangguan pembekuan darah yang berisiko memicu perdarahan dari hidung, gusi, maupun urine.

Anak Terlihat Gelisah, Sangat Lemas, atau Sulit Dibangunkan: Ini merupakan tanda bahaya menuju dengue shock syndrome. Kondisi yang mengancam nyawa ini ditandai dengan gelisah tanpa sebab, napas cepat, kulit dingin/lembap, hingga kebingungan.

Jika anak mengalami demam tinggi lebih dari tiga hari disertai gejala di atas, segera bawa ke instalasi gawat darurat. 

Penanganan medis sangat krusial karena fokus utamanya adalah pemenuhan cairan dan pencegahan komplikasi.

Sukirno

Sukirno

variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Tak Perlu Banyak Parfum, EDP Unisex Cocok untuk Berbagai Kesempatan

Tak Perlu Banyak Parfum, EDP Unisex Cocok untuk Berbagai Kesempatan

Kunjungan Wisatawan ke Indonesia Meningkat, Sektor Pariwisata Menguat

Kunjungan Wisatawan ke Indonesia Meningkat, Sektor Pariwisata Menguat

Setelah Empat Tahun Berpacaran, IU dan Lee Jong Suk Putus

Setelah Empat Tahun Berpacaran, IU dan Lee Jong Suk Putus

Psikolog Jelaskan Penyebab

Psikolog Jelaskan Penyebab "Sunday Scaries" Usai Akhir Pekan

Mengenal

Mengenal "Waiting Mode", Saat Pikiran Terjebak Ketidakpastian