Senin, 13 Juli 2026

Respons Istana Soal Didit Prabowo Sowan ke Jokowi di Solo

Respons Istana Soal Didit Prabowo Sowan ke Jokowi di Solo
Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi.

JAKARTA — Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan bahwa tidak ada agenda khusus dalam pertemuan antara putra Presiden Prabowo Subianto, Ragowo Hediprasetyo Djojohadikusumo (Didit Prabowo), dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo di Solo.

Menurut Prasetyo, kunjungan Didit ke kediaman Jokowi pada Selasa (16/06/2026) murni merupakan tindakan silaturahmi biasa. 

Didit kebetulan sedang berada di wilayah Solo dalam rangka kegiatan perayaan Satu Muharam, sehingga ia menyempatkan diri untuk menemui Jokowi.

Baca Juga

Presiden Prabowo Ungkap Alasan Pihak Tertentu Tolak Program B50

"Silaturahmi. Kebetulan karena beliau [Didit] sedang berada di Solo karena Satu Muharam kemarin. Ya, silaturahmi," ujar Prasetyo, Jumat (19/06/2026).

Politikus Partai Gerindra tersebut enggan memberikan detail mengenai apa yang dibahas dalam pertemuan yang berlangsung selama kurang lebih 30 menit itu. 

Saat ditanya mengenai kemungkinan adanya pesan politik yang dititipkan Prabowo kepada Jokowi atau sebaliknya, Prasetyo membantahnya. "Enggak ada," tegasnya.

Selama ini, Didit kerap menjalankan peran sebagai jembatan relasi antara Prabowo dengan tokoh-tokoh politik, termasuk presiden purna tugas. 

Peran serupa juga sering dijalankan oleh elit Partai Gerindra lainnya seperti Sufmi Dasco Ahmad. 

Sebelumnya, Didit juga tercatat pernah menjadi perwakilan Prabowo dalam kunjungan silaturahmi Idulfitri 2025 ke kediaman Jokowi serta Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri.

Sukirno

Sukirno

variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Bahlil Minta Kader Golkar di DPR Kawal dan Beri Masukan Program MBG

Bahlil Minta Kader Golkar di DPR Kawal dan Beri Masukan Program MBG

Bahlil Ungkap Tantangan Jadi Menteri ESDM di Tengah Krisis Geopolitik

Bahlil Ungkap Tantangan Jadi Menteri ESDM di Tengah Krisis Geopolitik

Kasus Eks Jampidsus: DPR Bentuk Panja, Adang Ingatkan Soliditas TNI-Polri

Kasus Eks Jampidsus: DPR Bentuk Panja, Adang Ingatkan Soliditas TNI-Polri

Kasus Eks Jampidsus: DPR Bentuk Panja, Adang Ingatkan Soliditas TNI-Polri

Kasus Eks Jampidsus: DPR Bentuk Panja, Adang Ingatkan Soliditas TNI-Polri

Kemenkes: CKG Layani 59,5 Juta Peserta per 5 Juli 2026

Kemenkes: CKG Layani 59,5 Juta Peserta per 5 Juli 2026