Rabu, 08 Juli 2026

IHSG Naik 3,76% Sepekan, Investor Nantikan Hasil Review MSCI

IHSG Naik 3,76% Sepekan, Investor Nantikan Hasil Review MSCI
IHSG Naik 3,76% Sepekan, Investor Nantikan Hasil Review MSCI [FOTO : NET].

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mengakhiri perdagangan mingguan dengan catatan positif, walau pertumbuhan di hari terakhir terpantau terbatas. Merujuk data pasar, IHSG mencatatkan kenaikan 3,76% atau naik 223,82 poin, ditutup pada level 6.177,14, Jumat (19/6/2026). 

Namun, pada perdagangan Jumat tersebut, indeks hanya mampu naik tipis 0,08% karena bergerak mendatar sepanjang hari.

Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas, Alrich Paskalis Tambolang, memandang laju IHSG masih sejalan dengan ekspektasi konsolidasi pasar. 

Baca Juga

IHSG Dibuka Turun ke 5.801, Saham Perbankan Kompak Memerah

“IHSG bergerak konsolidasi dan respon investor terhadap laporan MSCI 2026 Global Market Accessibility Review cukup positif,” ujarnya, Jumat (19/6/2026).

Laporan tersebut mempertahankan posisi Indonesia dalam kategori emerging market, meski MSCI memberikan beberapa catatan mengenai pasar modal domestik, seperti transparansi kepemilikan, indikasi perdagangan terkoordinasi, dan kendala akses informasi bahasa Inggris bagi investor asing.

Alrich menyebut pelaku pasar kini menunggu pengumuman MSCI Annual Market Classification Review pada 24 Juni 2026 yang dapat memengaruhi sentimen investor. 

Selain itu, ada tekanan eksternal akibat pelemahan rupiah ke level Rp17.804 per dolar AS, dipicu ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed.

Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus, menyebut penguatan IHSG didorong kinerja sektor tertentu. 

“Sektor infrastruktur menjadi yang paling menguat, sementara sektor properti dan real estate mengalami tekanan,” jelasnya.

Total transaksi harian tercatat cukup tinggi, yakni Rp24,65 triliun. Saham berkapitalisasi besar seperti BBCA, MDKA, WIFI, AKRA, dan UNVR menopang kenaikan, sedangkan TLKM, TOWR, ADMR, AMMN, dan BRPT memberikan tekanan. Untuk awal pekan depan, Alrich memprediksi IHSG masih berkonsolidasi.

 “Secara teknikal, IHSG berpotensi bergerak sideways pada kisaran 6.100 hingga 6.250,” ujarnya. Pasar akan mencermati hasil review MSCI dan kebijakan suku bunga global yang memengaruhi nilai tukar dan arus modal asing.

Andika Riyan Satriya Nugraha

Andika Riyan Satriya Nugraha

variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Awal Perdagangan 30 Juni: Rupiah dan IHSG Kompak Terperosok

Awal Perdagangan 30 Juni: Rupiah dan IHSG Kompak Terperosok

Update XRP 30 Juni: Menguat Tipis Ikuti Pemulihan Pasar Kripto

Update XRP 30 Juni: Menguat Tipis Ikuti Pemulihan Pasar Kripto

HUT ke-80: BNI Lanjutkan Transformasi Demi Kinerja Berkelanjutan (65 karakter)

HUT ke-80: BNI Lanjutkan Transformasi Demi Kinerja Berkelanjutan (65 karakter)

IHSG Anjlok 2,48 Persen, Investor Asing Tarik Dana Rp 85,96 Triliun

IHSG Anjlok 2,48 Persen, Investor Asing Tarik Dana Rp 85,96 Triliun

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian: Antam dan UBS Alami Penurunan

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian: Antam dan UBS Alami Penurunan