WTA 500 Berlin: Pegula Tekuk Sabalenka Demi Tiket Final
- Minggu, 21 Juni 2026
JAKARTA - Petenis peringkat tiga dunia Jessica Pegula sukses melewati hadangan besar dalam misinya menyegel gelar WTA 500 Berlin kedua usai menumbangkan petenis peringkat satu dunia Aryna Sabalenka di semifinal Berlin Tennis Open 2026.
Kampiun Berlin 2024 tersebut menundukkan Sabalenka lewat set penentu demi mengunci kemenangan 6-4, 6-7 (4), 6-0, Sabtu (20/6/2026) waktu setempat, untuk menyegel tempat di partai puncak.
"Meskipun saya ingin sekali memenangi pertandingan dalam dua set, saya pikir saya masih sama senangnya bisa menang dalam tiga set. Bukan hanya dalam tiga set, tetapi dengan set yang benar-benar menentukan, 6-0," kata Pegula setelah pertandingan, dikutip dari WTA, Minggu.
Baca JugaPrediksi Skor Belgia vs Senegal di 32 Besar Piala Dunia 2026
Keberhasilan tersebut menandai kemenangan keempatnya atas Sabalenka dari 13 duel di tur WTA, walau raihan itu tidak mencerminkan ketatnya rivalitas mereka. Tiga laga mereka terdahulu semuanya mesti dituntaskan sampai set terakhir.
Usai mengamankan dua break point pada gim servis pembukanya, Pegula langsung mengambil alih permainan, mematahkan servis Sabalenka di gim selanjutnya untuk memimpin 2-1.
Pegula memperbesar tekanan melalui pengembalian bola, kendati Sabalenka berupaya mengejar ketertinggalan. Ia menjaga servisnya tanpa kehilangan angka, kemudian menyudahi set pertama lewat pukulan backhand winner.
Sabalenka menekan lebih awal di set kedua, mengonversi break point ketiganya untuk memimpin 2-0.
Dia memperlebar keunggulan tersebut menjadi 5-2 usai merebut empat poin beruntun dari situasi tertinggal 0-30 demi mempertahankan servisnya dan menyisakan satu gim untuk memaksa set penentu.
Akan tetapi, Pegula mengamankan servisnya untuk mengubah skor 3-5, lalu menguji ketangguhan Sabalenka demi menyamakan kedudukan jadi 4-5, kemudian kembali bertumpu pada servisnya untuk skor 5-5.
Pegula kembali memaksakan skor imbang menjadi 6-6, membawa set memasuki tiebreak. Dia mengawali tiebreak lewat keunggulan 1-0, sebelum Sabalenka membalas 2-1.
Kesalahan ganda dari Sabalenka membalikkan skor jadi 2-2 tepat saat rintik hujan turun. Selang beberapa jam kemudian, cuaca membaik, rumput mengering, dan keduanya kembali ke lapangan demi menuntaskan laga.
Sabalenka tampil menekan, merebut enam dari tujuh poin berikutnya untuk memaksakan jalannya set penentu.
Namun, tidak banyak persaingan sengit di set pemungkas, lantaran Pegula memperlihatkan performa tenis terbaiknya. Walau sempat tumbang di tiebreak, ia tetap fokus untuk mengamankan kemenangan.
Berikutnya di fase final, Pegula bakal menantang unggulan kedelapan Linda Noskova yang menyingkirkan petenis Filipina yang tengah naik daun Alexandra Eala 6-2, 6-4.
Noskova memimpin dalam rekor pertemuan mereka 2-1, namun Pegula memenangi satu-satunya duel mereka di lapangan rumput lewat tiga set pada semifinal Bad Homburg 2025. Dia kala itu melanjutkan tren positif dengan menumbangkan Iga Swiatek untuk mengklaim trofi juara.
Andika Riyan Satriya Nugraha
variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.












