Piala Dunia 2026: Adu Mulut Tielemans vs Trossard Berakhir Manis
- Kamis, 02 Juli 2026
JAKARTA - Perselisihan verbal sempat mewarnai hubungan antara kapten Timnas Belgia, Youri Tielemans, dengan pemain sayap Leandro Trossard ketika bersua Senegal di Piala Dunia 2026.
Bentrok Belgia kontra Senegal dalam babak 32 besar Piala Dunia 2026, Kamis (2/7/2026) tersebut bukan cuma menghadirkan drama membalikkan kedudukan, melainkan turut diselimuti ketegangan antarpemain De Rode Duivels.
Sang kapten, Youri Tielemans, kedapatan bersitegang dengan rekan satu timnya, Leandro Trossard, ketika tim mereka tertinggal dua gol. Momen ketegangan ini berawal mendekati menit ke-70. Saat melancarkan skema serangan, Tielemans melayangkan umpan silang yang ditujukan kepada Romelu Lukaku.
Baca JugaPrediksi Skor Belgia vs Senegal di 32 Besar Piala Dunia 2026
Pilihan itu menyulut respons dari Trossard yang menganggap dirinya menempati ruang yang lebih menguntungkan untuk menyambut bola.
Keduanya lantas saling melempar argumen sewaktu melangkah menuju pinggir lapangan demi menjalani sesi hydration break. Kondisi sempat menegang sebelum akhirnya dipisahkan oleh Lukaku serta Nicolas Raskin.
Ketika gesekan tersebut terjadi, armada Belgia masih dalam posisi tertinggal 0-2 atas Senegal. Kendati demikian, friksi tersebut tidak merusak daya juang tim.
Kebalikannya, kolaborasi antara Tielemans dan Trossard justru berujung indah sekitar 20 menit setelahnya, di mana kedua pilar ini andil besar atas kebangkitan Belgia.
Tepat pada menit ke-89, Trossard melepaskan operan lambung yang berhasil dikonversi menjadi gol lewat tandukan Tielemans guna menyeimbangkan papan skor menjadi 2-2. Skuad Belgia lantas mengunci keunggulan dramatis dengan skor akhir 3-2, di mana Tielemans keluar sebagai pahlawan penentu lewat eksekusi penalti di menit ke-120+5'.
Seusai laga bubar, Tielemans mengonfirmasi bahwa relasinya dengan Trossard dalam kondisi yang aman. Keduanya bahkan tampak berangkulan kala merayakan kelolosan Belgia menuju fase 16 besar.
Tielemans menggarisbawahi bahwa friksi tersebut sekadar luapan emosional yang lumrah dijumpai pada laga bertensi tinggi.
"Lihat, itu terjadi dalam tensi pertandingan yang tinggi. Kami semua adalah pemenang. Kami semua ingin menang, melakukan hal-hal dengan benar, mewakili negara dengan baik, dan ya, itu (pertengkaran) adalah bagian dari hal tersebut. Itu hanya pertikaian kecil yang merupakan bagian dari sepak bola, dan setelah itu tidak ada, tidak ada masalah apa-apa. Jadi itu hanya pertikaian biasa," kata Youri Tielemans dilansir dari HLN Voetbal.
Andika Riyan Satriya Nugraha
variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.












