Senin, 13 Juli 2026

Prabowo Pilih Bicara Apa Adanya Dibanding Sopan Tapi Korupsi

Prabowo Pilih Bicara Apa Adanya Dibanding Sopan Tapi Korupsi
Prabowo: Sudah Hari Gini Kita Bicara Apa Adanya Deh [FOTO: NET].

JAKARTA - Presiden RI Prabowo Subianto memberikan penegasan bahwa dirinya saat ini bakal berbicara apa adanya. Prabowo menyatakan enggan ambil pusing apabila pernyataan-pernyataannya kembali menuai kecaman atau hujatan dari publik. 

Di samping itu, Prabowo memercayai kalau masyarakat sebenarnya lebih gemar menyimak isi hatinya yang jujur. Momentum tersebut terekam ketika Prabowo menyampaikan pidato resmi di pergelaran acara Puncak Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII di Kabupaten Gorontalo, Rabu (24/6/2026).

"Sudah hari gini kita bicara apa adanya deh. Kalian lebih senang tahu hati saya benar enggak? Daripada yang 'mimi-mimi', ngomong-ngomong sopan-sopan gitu," ujar Prabowo.

Baca Juga

Presiden Prabowo Ungkap Alasan Pihak Tertentu Tolak Program B50

Prabowo mengutarakan, adakalanya individu-individu yang bertutur kata santun dan halus justru menjadi pelaku tindakan rasuah. 

Ia menambahkan, oknum-oknum semacam itu kerap kali berlagak pamer kemewahan, padahal kekayaannya diperoleh dari hasil merampas hak milik masyarakat.

"Sopan-sopan tetap maling, sopan-sopan korupsi. Sok kaya, sok banyak duit, padahal duitnya nyolong dari rakyat," ujar Prabowo.

Prabowo menyampaikan, dirinya sangat memahami hal tersebut lantaran sudah sejak lama hidup dan menjadi bagian dari bangsa Indonesia.

"Saya sudah lama jadi orang Indonesia, gue kenal itu semua itu saudara-saudara. Mereka enggak suka sama Prabowo karena Prabowo ngerti," imbuh Prabowo.

Andika Riyan Satriya Nugraha

Andika Riyan Satriya Nugraha

variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Bahlil Minta Kader Golkar di DPR Kawal dan Beri Masukan Program MBG

Bahlil Minta Kader Golkar di DPR Kawal dan Beri Masukan Program MBG

Bahlil Ungkap Tantangan Jadi Menteri ESDM di Tengah Krisis Geopolitik

Bahlil Ungkap Tantangan Jadi Menteri ESDM di Tengah Krisis Geopolitik

Kasus Eks Jampidsus: DPR Bentuk Panja, Adang Ingatkan Soliditas TNI-Polri

Kasus Eks Jampidsus: DPR Bentuk Panja, Adang Ingatkan Soliditas TNI-Polri

Kasus Eks Jampidsus: DPR Bentuk Panja, Adang Ingatkan Soliditas TNI-Polri

Kasus Eks Jampidsus: DPR Bentuk Panja, Adang Ingatkan Soliditas TNI-Polri

Kemenkes: CKG Layani 59,5 Juta Peserta per 5 Juli 2026

Kemenkes: CKG Layani 59,5 Juta Peserta per 5 Juli 2026