Jumat, 10 Juli 2026

Inovasi Layanan Publik RI Raih Penghargaan PBB, Menpan-RB Bangga

Inovasi Layanan Publik RI Raih Penghargaan PBB, Menpan-RB Bangga
Tiga Inovasi Pelayanan Publik Indonesia Sabet Penghargaan PBB [FOTO: NET].

JAKARTA - Tiga terobosan pelayanan publik asal Indonesia sukses merebut apresiasi internasional dalam pergelaran United Nations Public Service Awards (UNPSA) 2026 yang diselenggarakan di Tbilisi, Georgia.

Tiga lembaga pemerintah penerima penghargaan bergengsi itu adalah sebagai berikut. Pertama, Pemerintah Kota Parepare lewat terobosan Berdaya Srikandi untuk Srikandi. 

Kedua, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) berkolaborasi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) lewat sistem terobosan Sistem Keuangan Desa (Siskeudes). 

Baca Juga

Modi Janji Hadiri Peresmian Restorasi Candi Prambanan Sebelum 2029

Ketiga, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) lewat Badan Geologi dengan terobosan MAGMA Indonesia atau Multiplatform Application for Geohazard Mitigation and Assessment in Indonesia.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini melayangkan apresiasi kepada jajaran instansi pemerintah penerima penghargaan yang diinisiasi oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tersebut.

“Selamat kepada Kota Parepare, kolaborasi BPKP dan Kemendagri, serta Kementerian ESDM yang sudah menerima penghargaan di UNPSA 2026,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Selasa (30/6/2026).

Pernyataan tersebut dilontarkan Rini tatkala menyambut audiensi lembaga pemerintah penerima UNPSA 2026, di Kantor Kementerian PANRB, Senin (29/6/2026).

“Ini sesuatu yang sangat membanggakan karena inovasi tersebut menjadi bukti instansi pemerintah tidak bekerja business as usual, tetapi mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Dalam ajang UNPSA 2026, terobosan Berdaya Srikandi untuk Srikandi dari Kota Parepare dinobatkan selaku jawara untuk kategori Gender-responsive Public Services.

Di sisi lain, dua terobosan lainnya dianugerahi predikat Honourable Mention. Sistem terobosan Siskeudes milik BPKP bersama Kemendagri memperoleh predikat tersebut dalam kelompok kategori Transparent and Accountable Public Institutions to Achieve the SDGs.

Sementara itu, terobosan MAGMA Indonesia kepunyaan Kementerian ESDM terpilih dalam kategori Delivering Inclusive and Equitable Services to Leave No One Behind.

Prestasi Indonesia pada UNPSA 2026 membuktikan bahwa terobosan pelayanan publik yang dirancang oleh instansi pemerintah Indonesia sanggup mengantongi pengakuan di level global. 

Pengakuan ini menjadi fondasi krusial guna memperkokoh kedudukan Indonesia dalam peta jalan reformasi pelayanan publik internasional.

Bukan hanya itu, prestasi tersebut memperlihatkan bahwa Indonesia mempunyai contoh praktik pelayanan publik yang mumpuni untuk diadopsi ke level nasional maupun internasional. 

Kendati begitu, tantangan untuk masa mendatang ialah menjamin agar terobosan tersebut tidak mandek sebagai praktik perorangan atau sekadar prestasi perlombaan saja.

Momentum Penguatan Pelayanan Publik

Merespons capaian dari ketiga lembaga tersebut, Rini berpandangan bahwa penghargaan UNPSA 2026 wajib diartikan bukan sekadar sebagai prestasi dari tiap-tiap lembaga saja. 

Lebih dari itu, pencapaian tersebut mesti dijadikan pemicu guna memperkuat pembinaan, pencatatan, replikasi, serta perluasan efek positif dari terobosan pelayanan publik dalam skala nasional.

Menurut Rini, raihan prestasi Indonesia pada UNPSA 2026 patut didayagunakan sebagai pemacu untuk memperkokoh ekosistem terobosan pelayanan publik nasional. 

Ke depan, perancangan terobosan pelayanan publik perlu dikonsentrasikan bukan sekadar untuk melahirkan praktik yang baik, melainkan juga menggaransi keberlanjutan, adopsi ulang, serta ekspansi faedah bagi kementerian, lembaga, maupun pemerintah daerah.

“Jangan sampai inovasi-inovasi yang baik ini berhenti setelah mendapatkan penghargaan. Saya berharap inovasi yang ada terus di-maintain sehingga pola-pola kolaborasi antarinstansi pemerintah baik di pusat maupun daerah perlu diperkuat agar inovasi terus berkelanjutan,” ujar Rini.

Rini mengimbuhkan, contoh praktik baik yang dibangun lewat Siskeudes, MAGMA Indonesia, serta Berdaya Srikandi untuk Srikandi perlu didokumentasikan, disebarluaskan, dan direplikasi selaku rujukan nasional demi memperkuat tata kelola birokrasi pemerintahan serta mutu pelayanan publik.

Berdasarkan pandangannya, keberlanjutan dari terobosan pelayanan publik wajib terus diperkokoh melalui pengokohan kapasitas kelembagaan, penyerapan teknologi yang adaptif, dan peninjauan berkala agar langkah terobosan tetap sejalan dengan rupa-rupa kebutuhan publik.

Ekosistem terobosan pelayanan publik juga perlu diperkuat melalui penyusunan kebijakan serta replikasi praktik baik guna merealisasikan pelayanan publik yang kian berkualitas, inklusif, akuntabel, serta bertumpu pada masyarakat.

“Sekali lagi, saya ucapkan apresiasi setinggi-tingginya kepada instansi pemerintah penerima penghargaan yang mampu mengeskalasi gagasan sederhana menjadi pemikiran yang komprehensif melalui inovasi pelayanan publik yang menjawab kebutuhan masyarakat,” ucap Rini.

Sukirno

Sukirno

variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Prabowo Subianto Terima Kunjungan Thaksin Shinawatra di Kertanegara

Prabowo Subianto Terima Kunjungan Thaksin Shinawatra di Kertanegara

Biaya Haji 2027 Diusulkan Rp107 Juta, Ini Faktor Penyebabnya

Biaya Haji 2027 Diusulkan Rp107 Juta, Ini Faktor Penyebabnya

Megawati Kunjungi Timor Leste, Terima Penghargaan Grand Collar

Megawati Kunjungi Timor Leste, Terima Penghargaan Grand Collar

Kemenhaj Diminta Optimalkan Layanan dan Efisiensi Biaya Haji 2027

Kemenhaj Diminta Optimalkan Layanan dan Efisiensi Biaya Haji 2027

Prabowo: Indonesia Miliki Cadangan Gas Melimpah di Berbagai Wilayah

Prabowo: Indonesia Miliki Cadangan Gas Melimpah di Berbagai Wilayah