Sabtu, 11 Juli 2026

Penyaluran Bansos Tahap 3 Dimulai Juli 2026, Ada Data KPM Baru

Penyaluran Bansos Tahap 3 Dimulai Juli 2026, Ada Data KPM Baru
Bansos Tahap 3 Cair Mulai Juli 2026, Cek Cara dan Nominalnya [FOTO: NET].

JAKARTA - Distribusi dana bantuan sosial (bansos) untuk fase tahap 3 dijadwalkan mulai digulirkan atau dicairkan sepanjang kurun waktu bulan Juli 2026 hingga September 2026 mendatang. 

Ragam komoditas bansos yang dialokasikan tersebut mencakup Program Keluarga Harapan (PKH) serta Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). 

Di samping itu, jajaran pemerintah juga mulai merealisasikan penyaluran Bantuan Pangan Beras kepada kalangan masyarakat yang membutuhkan.

Baca Juga

Harga BBM Nonsubsidi Naik, Inflasi Transportasi Jadi 2,29 Persen

Menyitir informasi dari Kontan, Selasa (30/6/2026), agenda pencairan dana di tiap-tiap wilayah berpeluang tidak seragam, bergantung pada proses teknis penyaluran masing-masing. 

Terkait hal tersebut, pihak Kementerian Sosial (Kemensos) bersama Badan Pusat Statistik (BPS) serta jajaran pemerintah daerah (pemda) dilaporkan terus memperbarui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Mengacu pada hasil pemutakhiran data berkala untuk triwulan II 2026, teridentifikasi ada kisaran 470.000 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) anyar yang masuk ke dalam sistem pendataan.

Melalui penyesuaian tersebut, status kepesertaan masyarakat selaku penerima bantuan dapat mengalami perubahan seiring berjalannya proses pemutakhiran data oleh pihak berwenang.

 Lalu, berapa besaran nominal bansos Juli 2026 yang akan didistribusikan? Serta bagaimanakah prosedur untuk memeriksa status penerima bansos tersebut?

Besaran nominal bansos Juli 2026

Di bawah ini merupakan perincian besaran nilai dari tiap-tiap program bansos yang digulirkan sepanjang rentang periode Juli-September 2026:

PKH 2026 PKH diorientasikan sebagai otomatis tunai bersyarat yang ditujukan bagi kalangan keluarga yang melingkupi kriteria baku sebagai penerima manfaat. 

Alokasi bansos PKH disalurkan kepada penerima manfaat dengan besaran nilai tunai yang bervariasi menyelaraskan kategori masing-masing. Berikut adalah rincian nominal PKH yang didistribusikan pada tiap tahap pencairan:

Ibu hamil: Rp 750.000

Anak usia 0-6 tahun: Rp 750.000

  •  

Anak SD/sederajat: Rp 225.000

  •  

Anak SMP/sederajat: Rp 375.000

  •  

Anak SMA/sederajat: Rp 500.000

  •  

Lansia, di atas 60 tahun: Rp 600.000

  •  

Penyandang disabilitas berat: Rp 600.000

  •  

Korban pelanggaran HAM berat: Rp 2,7 juta.

  •  

BPNT 2026 Program Bantuan Pangan Non Tunai atau BPNT menetapkan besaran nilai santunan senilai Rp 200.000 per bulan yang ditransfer lewat instrumen Kartu Sembako. Dengan skema ini, para penerima manfaat bakal mengantongi akumulasi dana sebesar Rp 600.000 untuk kebutuhan periode Juli-September 2026. 

Penyaluran bantuan dalam agenda ini diprioritaskan bagi lapisan masyarakat yang menempati kelompok desil terbawah serta memenuhi kualifikasi.

Bantuan Pangan Beras 2026 Pihak pemerintah mengagendakan penyaluran program bantuan pangan sepanjang tahun 2026 sebanyak tiga kali, di mana komoditas bantuan yang diserahkan berupa beras seberat 10 kilogram per Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

 Melansir data dari laman resmi Bapanas (10/6/2026), stimulus tersebut bakal dialokasikan kepada kisaran 33,2 juta KPM dengan akumulasi total kebutuhan logistik menyentuh kurang lebih 1 juta ton beras untuk tiga kali penyaluran. 

Agenda Bantuan Pangan Beras ini akan diawali pada Juli 2026, sementara dua fase berikutnya bakal diposisikan mengikuti situasi musim serta dinamika perkembangan sektor pangan nasional.

Cara cek status penerima bansos

Merujuk pada pemberitaan Kompas.com (23/6/2026), lapisan masyarakat dapat menyelenggarakan penelusuran status penerima bansos secara daring (online) dengan menempuh langkah-langkah di bawah ini:

1. Melalui aplikasi Cek Bansos

Unduh platform aplikasi Cek Bansos lewat layanan Play Store maupun App Store.

Buka aplikasi tersebut lalu tentukan opsi menu "Cek Bansos".

Input Nomor Induk Kependudukan (NIK) selaras dengan data KTP.

Klik opsi "Cari Data".

Setelah alur penelusuran rampung, sistem otomatis menyajikan informasi detail penerima bantuan. Indikator data yang tervisualisasi mencakup identitas nama penerima, pengelompokan kategori desil, varian bantuan yang diperoleh, hingga lini periode pencairan bantuan sosial.

2. Melalui situs resmi Kemensos

Akses tautan alamat situs web resmi di https://cekbansos.kemensos.go.id.

Input Nomor Induk Kependudukan (NIK) selaras dengan data KTP.

Masukkan kombinasi kode captcha atau kode verifikasi yang tersedia.

Klik pada tombol "Cari Data".

Apabila identitas Anda tercatat sebagai penerima bantuan, sistem secara otomatis bakal memunculkan rangkuman informasi komprehensif seputar program bansos yang diperoleh beserta lini jadwal penyalurannya.

Sukirno

Sukirno

variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

BPS Catat Harga Beras Naik Juni 2026, Jenis Premium Melonjak Tinggi

BPS Catat Harga Beras Naik Juni 2026, Jenis Premium Melonjak Tinggi

Peternak Ayam di Kota Batu Kurangi Populasi demi Bertahan

Peternak Ayam di Kota Batu Kurangi Populasi demi Bertahan

Harga BBM Pertamina di Jatim Per 1 Juli 2026, Non-Subsidi Turun

Harga BBM Pertamina di Jatim Per 1 Juli 2026, Non-Subsidi Turun

Harga Telur Ayam Drop, Peternak di Batu Mengeluh Rugi Besar

Harga Telur Ayam Drop, Peternak di Batu Mengeluh Rugi Besar

Sekolah Libur, Harga Pangan Turun: Dampak Ekonomi Nyata dari MBG

Sekolah Libur, Harga Pangan Turun: Dampak Ekonomi Nyata dari MBG