Gandeng India, RI Bakal Bangun Bandar Antariksa di Biak pada 2027
- Selasa, 07 Juli 2026
JAKARTA - Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria memaparkan bahwa pihak eksekutif Indonesia bersama negara India sedang dalam tahap penjajakan proyek pembangunan Bandar Antariksa di wilayah Biak, yang diagendakan mulai berjalan pada tahun 2027 atau tahun depan.
"Kita sedang persiapkan untuk berkolaborasi dengan India untuk pembangunan Bandar Antariksa," kata Arif di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (7/7/2026).
Arif menguraikan, Perdana Menteri India Narendra Modi beserta Presiden RI Prabowo Subianto telah mengesahkan kesepakatan kemitraan mengenai kedirgantaraan dalam forum pertemuan yang digelar di Istana hari ini.
Baca JugaPramono Pastikan HUT Ke-500 Jakarta Lebih Meriah dan Ada Gratisan
Ia mengutarakan bahwa penetapan wilayah Biak selaku pusat lokasi proyek pembangunan bandar antariksa tersebut didasarkan atas hasil telaah ilmiah serta dokumen akademik resmi.
"Ya kajian pertama dari sisi efisiensi dan efektivitas lah. Pasti kedekatan orbit dengan wilayah apa, khatulistiwa. Jadi saya kira itu yang paling, paling dicari di tempat yang tepat, yang paling strategis, dan kemudian paling efektif ya, dan juga paling efisien," kata Arif.
Arif menambahkan, pihak pemerintah telah menjalin jalur komunikasi dan koordinasi dengan jajaran pimpinan daerah serta pemuka masyarakat adat setempat guna memastikan kelancaran realisasi megaproyek bandar antariksa tersebut.
"Karena yang penting bagi masyarakat Papua adalah bahwa ini harus memberikan impact juga bagi masyarakat Papua," ujar dia.
Di sisi lain, jajaran pemerintah hingga kini masih merumuskan alokasi anggaran yang diperlukan untuk membiayai proyek pembangunan fasilitas antariksa tersebut.
"Jadi pendanaan ini sekarang sedang proses masterplan sedang disusun, ya nah dari hasil masterplan itu akan keluar nanti berapa bujet yang harus disiapkan," ujar Arif.
Arif turut menginformasikan bahwa pihak Indonesia diproyeksikan bakal mengorbitkan satelit miliknya di India pada bulan Januari 2027 mendatang.
"Memang kami sudah sudah intensif melakukan pembicaraan dengan pihak India terkait dengan pembangunan bandar antariksa. Jadi nanti kita akan bisa meluncurkan satelit itu sendiri dengan kolaborasi dengan India," kata dia.
Andika Riyan Satriya Nugraha
variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.












