Terminal 2F Soetta Dipercepat, Seluruh Maskapai Pindah 10 Juli 2026
- Rabu, 08 Juli 2026
JAKARTA - PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports mempercepat proses pengalihan layanan keberangkatan jemaah umrah menuju Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Fase ketiga yang awalnya diagendakan pada 15 Juli 2026 kini dimajukan menjadi 10 Juli 2026.
Langkah ini diambil setelah hasil peninjauan membuktikan pelaksanaan fase pertama terlaksana tanpa kendala berkat sokongan dari tiap pemangku kepentingan.
Baca JugaTarif Transjakarta Diusulkan Naik, 15 Golongan Ini Tetap Gratis
Akselerasi ini diharapkan mampu membuat kegunaan layanan Terminal 2F dapat dinikmati lebih dini oleh semua jemaah umrah.
Ketentuan tersebut diputuskan mengacu pada hasil peninjauan pelaksanaan layanan yang sesuai dengan Surat Edaran Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nomor SE DJPU 12 Tahun 2026 dan Surat Edaran Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Nomor SE-153/BN/2026.
"Evaluasi pelaksanaan tahap pertama menunjukkan proses keberangkatan jamaah melalui Terminal 2F berjalan baik. Seluruh pemangku kepentingan mampu berkolaborasi secara optimal sehingga penyesuaian jadwal tahap berikutnya dapat dilakukan dengan tetap mengutamakan kesiapan operasional dan kualitas pelayanan," kata General Manager Bandara Soetta Heru Karyadi di Tangerang, Rabu (8/7/2026).
Perpindahan Tahap Pertama Berjalan Lancar
Heru menjelaskan, pengalihan layanan keberangkatan jemaah umrah kelompok lewat Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F sudah dimulai sejak 1 Juli 2026 dan berjalan tanpa hambatan.
Pada fase pertama, layanan keberangkatan tersebut diisi oleh maskapai Loong Air, Hainan Airlines, dan Saudi Arabian Airlines.
"Berdasarkan koordinasi bersama regulator dan seluruh pemangku kepentingan, pelaksanaan tahap ketiga yang semula dijadwalkan pada 15 Juli 2026 dimajukan menjadi 10 Juli 2026," katanya.
Menurut Heru, kesuksesan fase pertama menjadi fondasi akselerasi penyelesaian proses pengalihan operasional ini, agar kegunaan Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F bisa dirasakan lebih cepat oleh seluruh jemaah.
Jadwal Lengkap Perpindahan Maskapai Umrah ke Terminal 2F
Melalui adanya penyesuaian jadwal ini, runtutan fase pengalihan layanan keberangkatan jemaah umrah menjadi sebagai berikut:
Tahap 1 (1 Juli 2026): Loong Air, Hainan Airlines, dan Saudi Arabian Airlines. Tahap 2 (8 Juli 2026): Scoot dan Turkish Airlines. Tahap 3 (10 Juli 2026): Qatar Airways, Egypt Air, Oman Air, Emirates, dan Etihad Airways.
Fokus pada Kenyamanan dan Efisiensi Layanan
Heru mengatakan pihaknya terus memantapkan penyelarasan dengan regulator, maskapai, penyelenggara perjalanan ibadah umrah (PPIU), perusahaan ground handling, serta semua pemangku kepentingan demi kelancaran proses peralihan.
"Kami terus memperkuat koordinasi bersama regulator, maskapai, penyelenggara perjalanan ibadah umrah (PPIU), ground handling, dan seluruh stakeholder agar proses transisi berjalan lancar," terangnya.
Ia menambahkan, akselerasi fase pengalihan dikerjakan sesudah menimbang kesiapan operasional dari maskapai, penyedia layanan bandara, perusahaan ground handling, dan seluruh elemen yang berkecimpung dalam pelayanan jemaah umrah.
"Tujuan utamanya adalah menghadirkan layanan yang semakin nyaman, tertib, dan efisien bagi seluruh jamaah sejak tiba di bandara hingga keberangkatan menuju Tanah Suci," ungkapnya.
Bandara Internasional Soekarno-Hatta menegaskan komitmennya untuk terus memacu mutu pelayanan bersama seluruh pemangku kepentingan demi mendukung jalannya ibadah umrah yang aman, tertib, nyaman, sekaligus menyajikan pengalaman perjalanan yang lebih berkesan bagi semua jemaah.
Andika Riyan Satriya Nugraha
variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.












