TNI AL Siapkan Lanal Lampung Jadi Pangkalan Kapal Induk Garibaldi
- Senin, 13 Juli 2026
JAKARTA - TNI Angkatan Laut tengah menyiapkan Pangkalan TNI AL Lampung sebagai salah satu lokasi berlabuhnya kapal induk perdana milik Indonesia, Giuseppe Garibaldi.
Perkara itu dibenarkan oleh Kepala Dinas Penerangan TNI AL Laksamana TNI Tunggul sewaktu konferensi pers di Mabes AL, Jakarta, Senin (13/07/2026).
"Jadi, Lampung merupakan salah satu pangkalan yang disiapkan untuk mengakomodasi tempat labuh maupun bersandar dari (kapal induk) Garibaldi," kata Tunggul.
Baca JugaPeternakan dan Bioteknologi Jadi Fokus RI-Iran di D8 Halal Expo
Lanal Lampung dipilih sebagai salah satu pangkalan bagi kapal induk Garibaldi didasari oleh pelbagai pertimbangan, yang mana salah satunya ialah letaknya yang strategis.
Tunggul menambahkan bahwa saat ini pihaknya tengah mengondisikan banyak aspek di Lanal Lampung demi menyambut Garibaldi, termasuk di antaranya peningkatan fasilitas dan area Lanal guna menyokong keperluan operasional kapal induk tersebut.
Tunggul menjamin semua sarana itu bakal rampung dikerjakan sebelum kapal induk Garibaldi tiba di Indonesia menjelang hari ulang tahun TNI pada Oktober 2026.
Sebelum ini, Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali menuturkan TNI AL bakal menyediakan sejumlah pangkalan yang diplot menjadi lokasi bersandarnya kapal induk Giuseppe Garibaldi.
"Untuk personel sudah disiapkan, sudah disiapkan dan nanti akan segera dikirim ke Italia. Kemudian pangkalan mungkin nanti kami siapkan juga di mungkin di beberapa tempat di Indonesia ini," kata Ali saat jumpa pers di Dermaga Kolinlamil, Jakarta.
Ali mengungkapkan pembangunan pangkalan itu menjadi bagian dari langkah nyata TNI AL dalam menyediakan infrastruktur pendukung kapal induk.
Walakin, Ali enggan membeberkan secara mendetail mengenai titik lokasi pangkalan dimaksud serta seberapa jauh progres pembangunan yang telah berjalan.
Sampai sekarang, TNI AL masih menanti proses koordinasi dari Kementerian Pertahanan selaku lembaga yang berhubungan langsung dengan perusahaan galangan kapal asal Italia, Fincantieri, perihal pembelian kapal induk tersebut.
Ali menaruh harapan besar agar kapal induk perdana kepunyaan Indonesia itu sudah dapat bersandar di tanah air sebelum perayaan HUT TNI pada Oktober 2026.
Kapal induk ini memiliki kemiripan dengan dua KRI anyar milik TNI AL, yaitu KRI Brawijaya 320 dan KRI Prabu Siliwangi 321, yang mana keduanya juga diproduksi oleh perusahaan Italia, Fincantieri.
Kapal induk berkekuatan besar dengan panjang mencapai 180,2 meter ini ditunjang mesin penggerak tangguh yang sanggup memacu kapal hingga kecepatan 30 knot atau setara 56 kilometer per jam.
Kapal pembawa pesawat tempur tersebut pun dibekali bermacam radar jamming hingga persenjataan berat, contohnya peluncur Oktupel Mk.29 untuk rudal antipesawat sea sparrow/selenia aspide, Oto Melara Kembar 40L70 DARDO, tabung torpedo rangkap tiga berukuran 324 milimeter, serta Otomat Mk 2 SSM.
Andika Riyan Satriya Nugraha
variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Berita Lainnya
Dorong Optimisme, Mendiktisaintek Ajak Generasi Muda Miliki Cita Tinggi
- Senin, 13 Juli 2026












