Selasa, 14 Juli 2026

Harga Batu Bara Agustus 2025: Kalori Tinggi Naik, Lainnya Turun

Harga Batu Bara Agustus 2025: Kalori Tinggi Naik, Lainnya Turun
Harga Batu Bara Agustus 2025: Kalori Tinggi Naik, Lainnya Turun

JAKARTA - Memasuki periode pertama Agustus 2025, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengumumkan harga batu bara acuan (HBA) terbaru. Dalam penetapan ini, hanya batu bara dengan kalori tertinggi yang mengalami kenaikan harga, sementara kategori batu bara lainnya justru mencatat penurunan.

Keputusan ini tertuang dalam Keputusan Menteri ESDM No. 261.K/MB.01/MEM.B/2025 tentang Harga Mineral Logam Acuan dan Harga Batu Bara Acuan untuk periode pertama Agustus 2025. Pemerintah membagi harga batu bara menjadi empat kategori berdasarkan karakteristik kalori dan kandungan lainnya.

Rincian Harga Batu Bara Acuan Tiap Kategori

Baca Juga

Wamendag Tegaskan RI Pilih Kolaborasi di Tengah Fragmentasi Global

Perbandingan harga HBA periode pertama Agustus 2025 dengan periode kedua Juli 2025 menunjukkan dinamika harga yang berbeda-beda antar kategori.

Kategori batu bara dengan nilai kalori tertinggi (6.322 kcal/kg GAR) mengalami kenaikan harga dari US$ 97,65 per ton menjadi US$ 102,22 per ton. Batu bara dalam kategori ini memiliki total moisture 12,26%, kadar sulfur 0,66%, dan kadar abu (ash) 7,94%.

Sementara itu, untuk Kategori I dengan kalori 5.300 kcal/kg GAR, harga HBA turun dari US$ 75,94 per ton pada Juli menjadi US$ 67,33 per ton pada Agustus. Batu bara kategori ini memiliki total moisture 21,32%, sulfur 0,75%, dan ash 6,04%.

Penurunan harga juga terjadi pada Kategori II dengan kalori 4.100 kcal/kg GAR, di mana harga HBA turun dari US$ 48,35 per ton menjadi US$ 45,74 per ton. Kandungan total moisture pada kategori ini cukup tinggi yakni 35,73%, kadar sulfur 0,23%, dan ash 3,9%.

Kategori III dengan kalori 3.400 kcal/kg GAR juga mengalami penurunan harga dari US$ 36,00 per ton menjadi US$ 34,86 per ton. Karakteristik batu bara kategori ini terdiri dari total moisture 44,30%, kadar sulfur 0,24%, dan ash 3,88%.

Nathasya Zallianty

Nathasya Zallianty

variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Menkeu Dorong MBG Libatkan BUMDes dan UMKM Perkuat Rantai Pasok

Menkeu Dorong MBG Libatkan BUMDes dan UMKM Perkuat Rantai Pasok

Takeda Jepang Investasi Rp539 Miliar di Sektor Biofarmasi RI

Takeda Jepang Investasi Rp539 Miliar di Sektor Biofarmasi RI

Bulog Kejar Kesepakatan Ekspor Beras ke Malaysia dan Singapura

Bulog Kejar Kesepakatan Ekspor Beras ke Malaysia dan Singapura

BPJPH: Literasi Halal Faktor Penting Keberhasilan Wajib Halal

BPJPH: Literasi Halal Faktor Penting Keberhasilan Wajib Halal

emenekraf: JKN Jaga Produktivitas 27,4 Juta Pelaku Ekraf

emenekraf: JKN Jaga Produktivitas 27,4 Juta Pelaku Ekraf