Harga Timah Dunia Stabil Menjelang Imlek, Investor Mulai Waspada Fluktuasi
- Jumat, 13 Februari 2026
JAKARTA - Harga timah dunia saat ini menunjukkan kestabilan mendekati level USD50.000 per metrik ton. Pasar logam ini sedang memasuki fase konsolidasi setelah beberapa pekan mengalami fluktuasi tajam.
Pergerakan Harga Timah di Bursa Global
Kontrak timah tiga bulan di London Metal Exchange (LME) Kamis, 12 Februari 2026 pagi, dibuka pada USD49.975 per metrik ton. Penutupan sebelumnya menunjukkan penguatan menjadi USD49.635 per metrik ton, menandakan pasar masih optimis meski volatilitas tinggi.
Baca JugaPT Sinar Terang Mandiri Tbk Catat Pertumbuhan Pendapatan dan Aset Sepanjang Tahun 2025
Di bursa Shanghai Futures Exchange (SHFE), kontrak timah SN2603 yang paling aktif diperdagangkan dibuka sedikit lebih tinggi. Namun, sesi malam mencatat fluktuasi menurun, akhirnya ditutup pada 391.330 yuan per metrik ton, naik 0,89% dibandingkan hari sebelumnya.
Kondisi Pasar Domestik Indonesia
Di Jakarta Futures Exchange (JFX), harga timah murni batangan Kamis kemarin berada pada USD47.770 per metrik ton. Nilai ini lebih rendah dibandingkan perdagangan sebelumnya yang mencapai USD53.050 per metrik ton, seiring permintaan domestik yang melemah.
Penurunan permintaan terutama disebabkan oleh libur Tahun Baru Imlek. Banyak perusahaan hilir solder di Tiongkok yang menjadi konsumen utama timah mulai menahan pembelian dan menyelesaikan stok sebelum liburan.
Faktor Musiman dan Permintaan Global
Harga timah cenderung stabil menjelang Imlek karena partisipasi pasar yang menurun. Fluktuasi harga diperkirakan akan menyempit hingga liburan selesai, seiring aktivitas perdagangan yang melambat.
Survei pasar menunjukkan perusahaan hilir di Tiongkok telah menyelesaikan persediaan secara bertahap. Langkah ini dilakukan setelah periode koreksi harga sebelumnya, menstabilkan pasokan dan permintaan dalam jangka pendek.
Dinamika Investor dan Spekulasi
Sejak Januari 2026, harga timah melonjak lebih dari 40%. Kenaikan ini dipicu permintaan untuk bahan solder di peralatan elektronik dan pusat data, mendorong investor mengambil posisi beli di kontrak berjangka.
Namun, aksi jual spekulatif sebelumnya membuat harga sempat anjlok ke USD46.600 per metrik ton dari rekor tertinggi USD56.800 pada 26 Januari. Situasi ini menimbulkan kewaspadaan investor menjelang periode libur panjang, menjaga pergerakan harga tetap terkendali.
Outlook Harga Timah Menjelang Februari 2026
Secara fundamental, harga timah diperkirakan tetap stabil dengan volatilitas terbatas. Aktivitas perdagangan global dan musim liburan menjadi faktor utama yang memengaruhi pergerakan harga dalam jangka pendek.
Investor dan pelaku industri diharapkan memperhatikan kondisi pasokan dan permintaan. Pengelolaan stok dan keputusan beli yang hati-hati akan menjadi kunci untuk menjaga stabilitas keuangan di tengah pasar yang fluktuatif.
Zahra Kurniawati
variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
7 Menu Lebaran Tanpa Santan yang Tetap Gurih Nikmat dan Cocok Untuk Keluarga
- Selasa, 17 Maret 2026
11 Ide Lauk Kering Praktis untuk Bekal Perjalanan Mudik Jauh Agar Tetap Nikmat
- Selasa, 17 Maret 2026
8 Inovasi Nastar Kekinian Unik dan Lezat yang Wajib Dicoba Saat Hari Raya
- Selasa, 17 Maret 2026
Tips Menikmati Gohu Ikan Segar Khas Ternate di Meja Berbuka Puasa Praktis
- Selasa, 17 Maret 2026
Berita Lainnya
Deretan Rumah Subsidi di Kabupaten Buleleng Bali yang Bisa Dibeli Hanya Rp 185 Juta
- Senin, 16 Maret 2026
Update Lengkap Harga BBM Pertamina Terbaru Seluruh Indonesia Per 16 Maret 2026
- Senin, 16 Maret 2026













