Satgas PRR Dorong Kampus Terlibat Pemulihan Pascabencana
- Selasa, 16 Juni 2026
Jakarta - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera, mendorong peran aktif perguruan tinggi dalam proses pemulihan pascabencana lewat penguatan pelayanan kesehatan bagi para korban banjir di Aceh Tamiang.
Kepala Pos Komando Wilayah Aceh Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera, Safrizal Zakaria Ali dalam pernyataan tertulisnya di Jakarta, Selasa, menyatakan bahwa salah satu prioritas paling utama dalam penanganan pascabencana yaitu memastikan keselamatan warga, khususnya pada sektor kesehatan.
Sebagai langkah konkret, Safrizal menginisiasi keterlibatan perguruan tinggi dalam pemulihan pascabencana lewat Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala (USK) yang melaksanakan aksi penguatan layanan kesehatan di hunian sementara (huntara) korban banjir Aceh Tamiang, Senin (15/6/2026).
Baca JugaBahlil Ungkap Tantangan Jadi Menteri ESDM di Tengah Krisis Geopolitik
"Dalam kondisi darurat bukan masyarakat yang datang, tapi dokter-dokter yang harus datang. Ini bagian dari bakti perguruan tinggi kepada masyarakat," kata Safrizal yang juga menjabat Ketua Majelis Wali Amanat Universitas Syiah Kuala.
USK mendelegasikan tim dokter spesialis, mulai dari spesialis jantung anak, obstetri dan ginekologi, hingga psikolog guna membantu pemulihan kesehatan serta trauma pascabencana.
Safrizal mengharapkan gerakan tersebut tidak cuma berhenti di Aceh Tamiang, melainkan dapat diimplementasikan ke wilayah terdampak lainnya.
Ia pun membuka kesempatan kolaborasi dengan perguruan tinggi lain, termasuk di Sumatera Utara, untuk membantu mendongkrak semangat warga pascabencana.
Bukan hanya itu, ia meminta tim USK memaparkan beragam temuan di lapangan sebagai bahan masukan untuk pemerintah dalam memaksimalkan langkah pemulihan.
"Tim yang telah turun ke masyarakat, tolong catat apa yang bisa diberikan kepada saya baik sebagai Ketua MWA atau sebagai Kepala Posko Satgas Bencana. Sarankan kepada kami apa yang bisa kita lakukan," ujarnya.
Safrizal menekankan bahwa ilmu pengetahuan akan bermakna saat mampu memberikan kegunaan bagi warga.
"Ilmu tidak hanya sekadar ilmu, tetapi ilmu pengetahuan menemukan maknanya ketika mampu memberikan manfaat bagi manusia," katanya.
Di lain sisi, pemulihan fasilitas kesehatan pascabencana dalam skala makro memperlihatkan progres yang baik.
Data Kementerian Kesehatan dan Posko Satgas PRR per 8 Juni 2026 memperlihatkan seluruh rumah sakit umum daerah (RSUD) dan puskesmas di tiga provinsi terdampak yang sempat tutup kini telah beroperasi normal kembali.
Dari total 2.952 puskesmas pembantu, sekitar 99,76 persen sudah pulih, menyisakan enam unit yang masih memakai bangunan pengganti.
Bukan cuma berfokus pada pelayanan kesehatan, kunjungan kerja Safrizal di Aceh Tamiang pun memantau pemenuhan kebutuhan pokok warga, terutama ketersediaan air bersih.
Ia meninjau langsung sumur bor yang telah didirikan Satgas PRR di Gampong Johar yang saat ini menjadi sumber air utama untuk warga sekitar.
Di kawasan tersebut terdapat 300 kepala keluarga (KK), dengan 20 KK di antaranya sudah mendapatkan Dana Tunggu Hunian (DTH). Sementara itu, 280 KK lainnya masih menanti hasil verifikasi guna memperoleh stimulasi perbaikan rumah untuk kategori rusak ringan dan sedang.
Kunjungan kerja di Aceh Tamiang diakhiri dengan pemantauan PDAM Mon Krueng Baro yang mendapati kerusakan pada mesin intake serta ribuan meter pelanggan akibat terjangan bencana.
Guna mengatasi hambatan itu, Safrizal mengabarkan Satgas PRR akan segera mengalirkan stimulus berupa 25 ton polyaluminium chloride (PAC) berstandar "food grade" untuk menyokong proses penjernihan air secara kolektif.
Food grade adalah standar klasifikasi yang menyatakan bahwa suatu material atau bahan aman digunakan untuk bersentuhan langsung dengan makanan atau minuman.
Andika Riyan Satriya Nugraha
variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Berita Lainnya
Kasus Eks Jampidsus: DPR Bentuk Panja, Adang Ingatkan Soliditas TNI-Polri
- Minggu, 12 Juli 2026












