Rabu, 08 Juli 2026

Penerapan Biosolar B50 Dinilai Tak Jadi Masalah bagi Pengusaha Truk

Penerapan Biosolar B50 Dinilai Tak Jadi Masalah bagi Pengusaha Truk
Aptrindo Siap Ikuti Kebijakan Penerapan B50 Mulai Juli 2026 [FOTO: NET].

JAKARTA – Pemerintah bakal mengawali pengaplikasian Biosolar B50 dalam skala nasional pada Juli 2026. Kebijakan tersebut memosisikan diri sebagai bagian dari langkah mendongkrak utilitas energi terbarukan sekaligus menekan ketergantungan pada bahan bakar fosil.

Implementasi B50 menuai perhatian bagi para pelaku usaha angkutan barang yang sepanjang ini memosisikan kendaraan diesel selaku penopang utama operasional. 

Pemicunya lantaran karakteristik biodiesel berlainan jika disandingkan dengan solar berbekal bauran biodiesel yang lebih minim.

Baca Juga

Harga LNG Industri Jadi US$13, Hulu-Hilir Migas Pangkas Biaya

Ketua Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) Jawa Tengah dan DI Yogyakarta, Bambang Widjanarko, memaparkan, andaikata ke depannya terdapat penyelarasan teknis pada kendaraan imbas pemanfaatan B50, pihak pelaku usaha pun siap menyesuaikan.

“Kalau nantinya memang diperlukan perlakuan khusus, misalnya penambahan strainer filter, kami juga tidak mempermasalahkan untuk menambah komponen tersebut selama memang kondisi BBM yang tersedia mengharuskannya," kata Bambang kepada, Senin (29/6/2026).

Biodiesel dipahami mempunyai sifat higroskopis atau kian gampang mengikat air. Di samping itu, bahan bakar jenis ini pun mempunyai kapabilitas menyapu endapan serta kotoran yang sebelumnya melekat pada tangki maupun saluran bahan bakar.

Kondisi tersebut mengakibatkan sistem bahan bakar, terkhusus filter solar, berpotensi mengemban beban kerja kian berat, terutama pada armada yang sudah lama beroperasi.

"Namun sampai saat ini sebenarnya belum ada yang benar-benar mengetahui bagaimana dampaknya di lapangan, karena pengujian yang dilakukan sejauh ini masih dilakukan oleh Pertamina menggunakan kendaraan milik mereka sendiri," ujar Bambang.

"Sementara kendaraan yang digunakan pelaku usaha di lapangan sangat beragam mereknya, dan masing-masing tentu memiliki karakteristik yang berbeda-beda,” katanya.

Tak Ada Kendala

Ia menguraikan, sampai detik ini pergeseran komposisi biodiesel yang dijalankan pemerintah secara bertahap semenjak B20, B35, dan B40 belum melahirkan efek yang benar-benar dirasakan oleh pelaku usaha truk.

“Sampai sekarang kami juga belum merasakan adanya perubahan yang berarti," kata Bambang.

Lantaran hal tersebut, implementasi B50 kali ini dipandang selaku kelanjutan proses transisi yang sebelumnya pun sudah berjalan lewat eskalasi bauran biodiesel secara berangsur-angsur.

"Betul, karena kami tidak merasakan apa-apa dengan adanya perubahan setiap kenaikan 5 atau 10 grade tersebut," ujarnya.

"Jadi ya kami tinggal mengikuti saja. Kalau memang nanti B50 diterapkan, ya B50. Karena mungkin ATPM dan pihak terkait juga sudah melakukan persiapan,” ujar Bambang.

Spesifikasi

Formulasi Biodiesel B50 wajib mempunyai massa jenis pada temperatur 40 derajat Celcius berkisar 850 sampai 890 kg/m³. Sementara itu, viskositas kinematiknya bertengger pada rentang 2,3 hingga 6,0 mm²/s.

Bukan sekadar itu, angka setana dipatok minimal 51 serta titik nyala atau flash point minimal 130 derajat Celcius.

Kemurnian dan Stabilitas

Pemerintah turut menetapkan level kemurnian bahan bakar via kandungan ester metil minimal 96,5 persen massa. Sedangkan untuk angka iodium dibatasi maksimal 115 g-I2/100 g.

Kadar air di dalam bahan bakar dipatok maksimal 300 ppm dan Cold Filter Plugging Point (CFPP) maksimal 15 derajat Celcius.

Andika Riyan Satriya Nugraha

Andika Riyan Satriya Nugraha

variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Ekonom Kritik Tenor KPR Subsidi 40 Tahun Tidak Efektif Bagi MBR

Ekonom Kritik Tenor KPR Subsidi 40 Tahun Tidak Efektif Bagi MBR

Mendagri Instruksikan Kepala Daerah Bersiap Hadapi Dampak El Nino

Mendagri Instruksikan Kepala Daerah Bersiap Hadapi Dampak El Nino

Tenor KPR Jadi 40 Tahun, Ini Daftar Harga Rumah Subsidi 2026

Tenor KPR Jadi 40 Tahun, Ini Daftar Harga Rumah Subsidi 2026

Peluang Harga Pertamax Turun, Bahlil: Kita Lihat Saja

Peluang Harga Pertamax Turun, Bahlil: Kita Lihat Saja

Pramono: Rencana Kenaikan Tarif Transjabodetabek Masih Dibahas

Pramono: Rencana Kenaikan Tarif Transjabodetabek Masih Dibahas