Sabtu, 11 Juli 2026

RI-Belarus Sepakati 7 MoU Strategis dan Peta Jalan 2026-2030

RI-Belarus Sepakati 7 MoU Strategis dan Peta Jalan 2026-2030
Prabowo Umumkan Roadmap 2030 dan 7 Dokumen Kerja Sama RI-Belarus [FOTO: NET].

JAKARTA — Pemerintah Indonesia bersama Belarus menjalin kesepakatan lewat tujuh nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) pada bermacam-macam sektor strategis, mulai dari bidang industri, kesehatan, kebudayaan, riset, hingga penguatan sistem keuangan. 

Di samping itu, kedua belah negara turut menyepakati peta jalan (roadmap) guna mengembangkan hubungan bilateral untuk masa bakti 2026—2030.

Langkah kerja sama tersebut disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto lewat keterangan pers bersama (joint press statement) dengan Presiden Belarus Alexander Lukashenko di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (2/7/2026).

Baca Juga

Kapolri Janji Tingkatkan Logistik Buatan Dalam Negeri untuk Polri

Prabowo mengutarakan bahwa penandatanganan tujuh MoU ini menjadi sebuah pencapaian penting guna melebarkan sayap hubungan bilateral antara Indonesia dan Belarus di beragam lini strategis.

"Pada kesempatan ini telah ditandatangani tujuh nota kesepahaman yang mencerminkan semakin luasnya kerja sama antara Indonesia dan Belarus di berbagai sektor," ujar Prabowo.

Adapun tujuh dokumen jalinan kerja sama yang resmi ditandatangani tersebut meliputi:

Nota Kesepahaman tentang Kerja Sama Industri antara Kementerian Perindustrian Republik Indonesia dan Kementerian Industri Republik Belarus.

Nota Kesepahaman tentang Kerja Sama di Bidang Kebudayaan antara Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia dan Kementerian Kebudayaan Republik Belarus.

Nota Kesepahaman tentang Kerja Sama antara Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan National Bank of the Republic of Belarus.

Nota Kesepahaman tentang Kerja Sama di Bidang Kesehatan antara Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan Kementerian Kesehatan Republik Belarus.

Perjanjian Kerja Sama Ilmiah dan Teknis antara Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan National Academy of Sciences of Belarus.

Nota Kesepahaman mengenai kerja sama dan pertukaran laporan intelijen terkait tindak pidana pencucian uang, pendanaan terorisme, serta proliferasi senjata pemusnah massal antara Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dan Department of Financial Monitoring of the State Control Committee of the Republic of Belarus.

Nota Kesepahaman tentang kerja sama di bidang akreditasi nasional yang ditandatangani Komite Akreditasi Nasional (KAN) Republik Indonesia.

Selain peresmian tujuh MoU itu, Prabowo juga mengabarkan bahwa Indonesia dan Belarus sudah menyetujui roadmap pengembangan hubungan bilateral yang bakal memandu kemitraan kedua negara sepanjang lima tahun ke depan.

"Komitmen Indonesia dan Belarus untuk memperkuat hubungan bilateral juga dibuktikan hari ini dengan disepakati sejumlah dokumen kerjasama oleh delegasi kedua negara di bidang kesehatan, budaya, akreditasi nasional, pelaporan transaksi keuangan, industri, sains dan teknologi serta jasa keuangan. Juga di bidang kerjasama pertahanan hubungan kami sangat baik," kata Prabowo.

Andika Riyan Satriya Nugraha

Andika Riyan Satriya Nugraha

variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Koperasi 12 Juli

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Koperasi 12 Juli

Prabowo: Belarus Mitra Penting bagi Indonesia di Eurasia

Prabowo: Belarus Mitra Penting bagi Indonesia di Eurasia

Kemenhaj Usul Skema Baru BPIH 60 Persen dan Bipih 40 Persen ke DPR

Kemenhaj Usul Skema Baru BPIH 60 Persen dan Bipih 40 Persen ke DPR

BPJS Kesehatan Tunggu Perpres Pemutihan Tunggakan Iuran

BPJS Kesehatan Tunggu Perpres Pemutihan Tunggakan Iuran

RUU PFII Dibahas, Purbaya Optimistis RI Jadi Hub Keuangan Global

RUU PFII Dibahas, Purbaya Optimistis RI Jadi Hub Keuangan Global