Dukung Program 3 Juta Rumah, BP Tapera Perluas Akses FLPP
- Selasa, 07 Juli 2026
JAKARTA - Komisioner Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) Heru Pudyo Nugroho mengutarakan bahwa BP Tapera konsisten menjalankan amanat pemerintah demi memperlebar akses kepemilikan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) lewat Program KPR Sejahtera FLPP.
"BP Tapera akan terus memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan agar penyaluran KPR Sejahtera FLPP semakin tepat sasaran dan semakin banyak masyarakat berpenghasilan rendah yang dapat mewujudkan impian memiliki rumah pertama," ujar Heru Pudyo Nugroho dalam keterangannya di Jakarta, Senin.
Berkat bermacam kebijakan yang telah dipersiapkan oleh pihak pemerintah, tutur Heru, BP Tapera merasa optimistis celah pembiayaan perumahan bakal kian lebar serta menyokong realisasi Program 3 Juta Rumah.
Baca JugaTeken MoU, Menperin Garap Pasar Industri Halal bareng Kirgistan
Keliru satu kebijakan yang menghadirkan keringanan bagi khalayak ialah perpanjangan tenor pembiayaan KPR Sejahtera FLPP dari yang semula paling lama 20 tahun kini menjadi sampai 40 tahun.
Melalui masa tenor yang kian panjang, angsuran hunian menjadi kian enteng, sehingga diproyeksikan semakin banyak kalangan masyarakat yang sanggup menjangkau pembiayaan rumah subsidi.
Heru pun memaparkan bahwa pemerintah sudah merumuskan batas paling tinggi pendapatan bagi penerima manfaat Program KPR Sejahtera FLPP.
Khusus pada wilayah Provinsi Jawa Timur, warga dengan pendapatan maksimal Rp8 juta per bulan untuk yang belum berkeluarga dan Rp11 juta per bulan untuk yang sudah berkeluarga bisa mengajukan KPR Sejahtera FLPP sepanjang melengkapi kriteria yang sudah diputuskan pemerintah.
Di samping hal itu, pemerintah turut mempersiapkan berkisar 50.000 kuota rumah subsidi untuk Provinsi Jawa Timur pada tahun 2026. Alokasi tersebut diharapkan sanggup memperlebar jalan masyarakat terhadap tempat tinggal layak serta ekonomis sekaligus menyokong percepatan target Program 3 Juta Rumah.
Sampai dengan 3 Juli 2026, capaian penyaluran Program KPR Sejahtera FLPP yang diurus BP Tapera sudah menyentuh angka 97.421 unit hunian dengan nominal pembiayaan senilai Rp12,1 triliun.
Pendistribusian itu ditopang oleh 36 bank penyalur, 22 asosiasi pengembang, 11.124 pengembang, serta sudah terealisasi pada 9.466 perumahan yang tersebar di 35 provinsi dan 378 kabupaten/kota di seantero Indonesia.
Capaian itu, ungkap Heru, memperlihatkan ketetapan BP Tapera bersama segenap rekanan dalam memperluas akses kepemilikan hunian layak serta terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Sukirno
variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.












