Kamis, 09 Juli 2026

RI - India Perkuat Hubungan, Menko PM: Sinyal Positif Pemberdayaan

RI - India Perkuat Hubungan, Menko PM: Sinyal Positif Pemberdayaan
Menko PM: Penguatan Hubungan RI-India Dongkrak Ekonomi Rakyat [FOTO: NET].

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar menyatakan bahwa India mempunyai nilai pasar yang bernilai strategis bagi perekonomian Indonesia.

"India merupakan pasar yang sangat strategis bagi Indonesia. Semakin kuat hubungan kedua negara, semakin besar peluang bagi produk-produk masyarakat kami untuk masuk ke pasar internasional. Ini bukan hanya tentang perdagangan antarnegara, tetapi juga membuka ruang yang lebih luas bagi ekonomi rakyat untuk berkembang," kata Muhaimin Iskandar dalam keterangan di Jakarta, Rabu (08/07/2026).

Pernyataan tersebut ia sampaikan di tengah agenda pertemuan bilateral antara Presiden RI Prabowo Subianto dengan Perdana Menteri India Narendra Modi yang berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta.

Baca Juga

Tarif Transjakarta Diusulkan Naik, 15 Golongan Ini Tetap Gratis

Menurut pendapatnya, India berstatus sebagai salah satu mitra strategis bagi Indonesia dengan pangsa pasar yang begitu luas, disokong oleh jumlah populasi yang menembus angka satu miliar jiwa serta tren pertumbuhan ekonomi yang terus menanjak positif.

Situasi ini memberikan kesempatan yang kian terbuka lebar bagi komoditas produk, arus investasi, hingga talenta-talenta asal Indonesia untuk menembus persaingan pasar global.

Ia menjelaskan bahwa langkah diplomasi ekonomi yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo wajib diimplementasikan menjadi keuntungan riil bagi publik melalui ekspansi akses pasar, kenaikan nilai investasi, penyediaan lapangan pekerjaan baru, hingga penguatan kompetensi sumber daya manusia.

"Ketika pemerintah berhasil membuka akses ke pasar global, tugas berikutnya adalah memastikan masyarakat mampu memanfaatkan peluang tersebut. Inilah makna pemberdayaan, yaitu menghadirkan kesempatan yang lebih besar agar masyarakat dapat tumbuh, naik kelas, dan meningkatkan kesejahteraannya," kata Muhaimin.

Bagi pihak Indonesia, peningkatan jalinan relasi dengan India bukan sekadar memperkokoh hubungan persahabatan kedua bangsa, melainkan menjadi pijakan strategis untuk melebarkan kesempatan ekonomi, menaikkan daya saing bangsa, serta mengakselerasi program pemberdayaan masyarakat menuju tingkat kesejahteraan yang makin merata.

Andika Riyan Satriya Nugraha

Andika Riyan Satriya Nugraha

variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

RI Bidik Jadi Hub Manufaktur Global 2045 Lewat Hilirisasi

RI Bidik Jadi Hub Manufaktur Global 2045 Lewat Hilirisasi

Draf RUU Sisdiknas Bakal Atur Wajib Belajar Jadi 13 Tahun

Draf RUU Sisdiknas Bakal Atur Wajib Belajar Jadi 13 Tahun

Kasus Hanania Travel, Wamenhaj: Setop Jadikan Haji-Umrah Komoditas

Kasus Hanania Travel, Wamenhaj: Setop Jadikan Haji-Umrah Komoditas

Kemenhaj Usul Jemaah Bayar Rp 42,8 Juta untuk Haji 2027

Kemenhaj Usul Jemaah Bayar Rp 42,8 Juta untuk Haji 2027

Soroti Kenaikan Biaya Haji 2027, DPR Minta Skema BPIH yang Adil

Soroti Kenaikan Biaya Haji 2027, DPR Minta Skema BPIH yang Adil