Rabu, 15 Juli 2026

Perkuat Ketahanan Energi, PGE Fokus pada Inovasi Panas Bumi

Perkuat Ketahanan Energi, PGE Fokus pada Inovasi Panas Bumi
PGE: Pengembangan Panas Bumi Jadi Pilar Utama Ketahanan Energi [FOTO: NET].

JAKARTA - PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) menyatakan bahwa pengembangan energi panas bumi merupakan pilar utama dalam menjaga ketahanan energi nasional.

“Seratus tahun perjalanan panas bumi Indonesia membuktikan bahwa energi panas bumi telah menjadi salah satu fondasi penting ketahanan energi nasional,” kata Direktur Operasi PGE Andi Joko Nugroho dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

Ia menjelaskan bahwa sejarah pengembangan panas bumi di Indonesia dimulai dari survei di Kamojang, yang berlanjut pada pengeboran eksplorasi pertama di tahun 1926. Sejak saat itu, Indonesia kini telah menjadi salah satu produsen listrik panas bumi terbesar dunia dengan potensi mencapai sekitar 24 gigawatt (GW). Potensi besar ini menjadi modal strategis dalam memperkuat ketahanan serta swasembada energi nasional di masa depan.

Baca Juga

Tingkatkan Layanan, Pertamina Patra Niaga Terapkan Program CX100

Sebagai sumber energi terbarukan yang mampu menyediakan listrik bersih secara stabil selama 24 jam, panas bumi dinilai berperan vital dalam mendukung industri hijau. Menanggapi potensi tersebut, PGE telah menerapkan berbagai inovasi, mulai dari pemanfaatan langsung (direct use) di sektor pertanian dan industri, hingga pengembangan hidrogen hijau (green hydrogen).

“Ke depan, fokus PGE adalah mempercepat inovasi teknologi, memperluas pemanfaatan panas bumi di luar sektor kelistrikan, serta memperkuat kolaborasi agar potensi besar yang dimiliki Indonesia dapat memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat dan perekonomian nasional,” ujar Andi.

Di sisi operasional, PGE turut mengakselerasi transformasi digital melalui berbagai inovasi teknologi. Perseroan mengembangkan sistem digitalisasi serta teknologi pengujian sumur panas bumi untuk meningkatkan efisiensi operasional, akurasi data, hingga mempercepat pengambilan keputusan dalam pengembangan lapangan.

Andi menegaskan bahwa percepatan ini membutuhkan kolaborasi lintas sektor yang kuat.

“Melalui penguatan inovasi, kolaborasi lintas sektor, serta perluasan pemanfaatan panas bumi, PGE optimistis dapat memperkuat posisinya sebagai world-leading geothermal producer sekaligus geothermal centre of excellence,” kata Andi.

“Ke depan, perseroan akan terus mengoptimalkan aset eksisting, mendorong ekspansi bisnis, sekaligus mengembangkan berbagai sumber pendapatan masa depan (future revenue streams) melalui inovasi dan diversifikasi pemanfaatan energi panas bumi,” katanya pula.

Sukirno

Sukirno

variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Aktivitas Warga Meningkat, Pertamina Tambah Distribusi BBM di Medan

Aktivitas Warga Meningkat, Pertamina Tambah Distribusi BBM di Medan

PGN Perluas Layanan Gas Bumi untuk Sektor Industri di Jawa Tengah

PGN Perluas Layanan Gas Bumi untuk Sektor Industri di Jawa Tengah

Wujudkan Komitmen Melayani Sepenuh Hati, BSI Siapkan 1.500 Kuota BSI Scholarship Pelajar 2026 untuk Antarkan Siswa ke PTN Impian

Wujudkan Komitmen Melayani Sepenuh Hati, BSI Siapkan 1.500 Kuota BSI Scholarship Pelajar 2026 untuk Antarkan Siswa ke PTN Impian

Tambang Kucing Liar Freeport Diproyeksi Beroperasi pada 2029

Tambang Kucing Liar Freeport Diproyeksi Beroperasi pada 2029

PalmCo Latih 50 Peserta Kembangkan Usaha Roti dan Kue

PalmCo Latih 50 Peserta Kembangkan Usaha Roti dan Kue