Selasa, 14 Juli 2026

Jasa Marga Pastikan Proyek Tol Jogja Solo Tetap Sesuai Jadwal

Jasa Marga Pastikan Proyek Tol Jogja Solo Tetap Sesuai Jadwal
Jasa Marga Pastikan Proyek Tol Jogja Solo Tetap Sesuai Jadwal

JAKARTA - PT Jasa Marga (Persero) Tbk terus memantau perkembangan pembangunan Jalan Tol Solo–Yogyakarta–NYIA Kulonprogo (Jogja–Solo), khususnya pada segmen Prambanan–Purwomartani, agar proyek ini dapat selesai tepat waktu dan dengan kualitas terbaik. Direktur Utama Jasa Marga, Rivan Achmad Purwantono, melakukan inspeksi langsung untuk memastikan semua tahapan konstruksi berjalan sesuai rencana.

Rivan menyatakan keyakinannya bahwa tol Jogja–Solo akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat dan perkembangan wilayah sekitarnya. Menurutnya, jalan tol ini akan menjadi tulang punggung dalam pengembangan sektor logistik, industri kreatif, dan pariwisata. Dengan target selesai dan dapat digunakan hingga Gerbang Tol Kalasan pada tahun 2026, konektivitas kawasan diperkirakan akan semakin kuat, sehingga potensi ekonomi daerah dapat berkembang lebih optimal.

Detail Progres dan Komitmen Penyelesaian

Baca Juga

Garuda Perkuat Layanan Lewat Skema Baru Bagasi Piece Concept

Dalam kunjungan ini, Rivan didampingi oleh jajaran direksi Jasa Marga, termasuk Direktur Pengembangan Usaha M. Agus Setiawan, serta Direktur Utama PT Jasamarga Jogja Solo (JMJ) Rudy Hardiansyah. Selain meninjau segmen Prambanan–Purwomartani, rombongan juga memantau kondisi Segmen Klaten–Prambanan, yang sudah beroperasi tanpa tarif sejak 2 Juli 2025.

Menurut Rudy, progres pembebasan lahan untuk segmen Prambanan–Purwomartani sudah hampir rampung, mencapai 99,50 persen, dan konstruksinya telah menembus 78,90 persen. “Kami terus menjaga agar proses konstruksi berjalan sesuai timeline agar target penyelesaian bisa tercapai,” jelas Rudy.

Tak hanya itu, proyek Jalan Tol Jogja–Bawen Seksi 6 sepanjang 4,98 km juga menjadi fokus perhatian. Progres konstruksi di segmen ini telah mencapai 75,47 persen dan direncanakan akan selesai dan bisa digunakan oleh masyarakat pada tahun 2026. Kunjungan ini turut diikuti oleh Direktur Utama PT Jasamarga Jogja Bawen, A. J. Dwi Winarsa.

Jasa Marga menilai kedua proyek tol ini sebagai langkah strategis untuk memperkuat konektivitas nasional, khususnya di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta, Solo, dan Jawa Tengah. Pembangunan infrastruktur ini diharapkan dapat menjadi katalis pertumbuhan ekonomi yang berdampak luas bagi masyarakat. Oleh karena itu, Jasa Marga berkomitmen menjaga kualitas konstruksi dan kelancaran penyelesaian proyek demi memperkuat jaringan jalan tol yang berkelanjutan.

Nathasya Zallianty

Nathasya Zallianty

variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Perkuat Ekosistem Digital, DSSA Gelontorkan Rp8,54 Triliun ke BMT

Perkuat Ekosistem Digital, DSSA Gelontorkan Rp8,54 Triliun ke BMT

PORSENI 2026, Cara PNM Perkuat Sinergi dan Budaya Kerja Karyawan

PORSENI 2026, Cara PNM Perkuat Sinergi dan Budaya Kerja Karyawan

Kelola 4,11 Juta Hektare Aset, Agrinas Palma Raih Surplus Rp2,86 T

Kelola 4,11 Juta Hektare Aset, Agrinas Palma Raih Surplus Rp2,86 T

Waskita Karya Perkuat Ketahanan Pangan Lewat 29 Bendungan

Waskita Karya Perkuat Ketahanan Pangan Lewat 29 Bendungan

Diresmikan Prabowo, Bendungan Sidan dan Keureuto Perkuat Ketahanan Air

Diresmikan Prabowo, Bendungan Sidan dan Keureuto Perkuat Ketahanan Air