Kolaborasi Pemerintah Dan Pemangku Kepentingan Dorong Pertambangan Berkelanjutan
- Sabtu, 19 Juli 2025
JAKARTA - Upaya mewujudkan masa depan industri pertambangan yang berkelanjutan semakin diperkuat lewat sinergi antara pemerintah dan berbagai elemen terkait. Pemerintah menunjukkan komitmen serius dalam meningkatkan pengawasan serta mendorong pengelolaan lingkungan hidup secara bertanggung jawab di sektor tambang.
Pemerintah Perketat Pengawasan Industri Pertambangan
Direktur Teknik dan Lingkungan Mineral dan Batu Bara, Direktorat Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian ESDM, Hendra Gunawan, menyampaikan bahwa pengawasan terhadap sektor tambang akan semakin diperkuat. Dalam forum diskusi yang digelar oleh Asosiasi Industri Mineral Republik Indonesia (AIMRI), Hendra menjelaskan bahwa pengawasan teknis dan lingkungan menjadi bagian penting dalam membangun tambang berkelanjutan.
Baca JugaHarga BBM Naik 28 Maret 2026, Daftar Lengkap Terbaru Seluruh Indonesia Hari Ini
Ia juga menyebut bahwa Kementerian ESDM turut diawasi oleh aparat penegak hukum. “Kami pengawas yang diawasi juga. Sehingga ketika pengawasan terhadap teknis dan lingkungan itu tidak dilakukan, dan bahkan luput, maka ini akan menjadi concern aparat penegak hukum terhadap kami juga,” tegasnya.
Teknologi Didorong Untuk Monitoring Tambang Secara Real Time
Hendra juga menjelaskan, acuan operasional dalam kegiatan pertambangan telah diatur dalam Keputusan Menteri ESDM Nomor 1827K/30/MEM/2018. Panduan tersebut mencakup eksplorasi, konstruksi, penambangan, hingga reklamasi dan pascatambang.
Untuk pengawasan, Kementerian ESDM menggunakan Inspektur Tambang dan kepala teknik tambang (KTT). Ke depan, pengawasan akan dilakukan secara real time dengan dukungan teknologi seperti tablet, laptop, dan perangkat lainnya yang telah diterapkan pada pemantauan vulkanologi dan mitigasi bencana geologi.
Pentingnya Kesadaran Kolektif Dalam Perlindungan Lingkungan
Perwakilan Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM) FEB UI, Alin Halimatussadiah, menyampaikan pentingnya kesadaran terhadap lingkungan hidup dalam kegiatan pertambangan. Ia menyoroti meningkatnya luas konsesi tambang nikel di area kehutanan yang membutuhkan perhatian bersama.
Alin menjelaskan bahwa pasar global kini mengedepankan bahan baku dari proses produksi yang ramah lingkungan. Ia mencontohkan industri kendaraan listrik yang hanya akan diterima jika berasal dari proses hulu yang berkelanjutan.
Kepemimpinan Hijau Jadi Kunci Masa Depan Tambang Berkelanjutan
Ketua DPP AIMRI Bidang Lingkungan Hidup, Wildan Galang Dermawan, menyatakan bahwa tantangan untuk membangun pertambangan berkelanjutan sangat besar. Ia menekankan pentingnya kehadiran pemimpin yang menerapkan prinsip green leadership.
Menurut Wildan, pemimpin dengan green leadership tidak hanya mengejar keuntungan ekonomi, tetapi juga memperhatikan dampak sosial dan lingkungan dari kebijakan yang diambil. Ia mendorong komitmen kolektif untuk menciptakan nilai jangka panjang bagi masyarakat, pekerja, serta lingkungan sekitar.
Zahra Kurniawati
variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Prakiraan Cuaca Jakarta Sabtu Hujan Ringan Hingga Sedang BMKG Imbau Waspada
- Sabtu, 28 Maret 2026
BMKG Peringatkan Banjir Rob Pesisir Jawa Hingga Pertengahan April 2026 Waspada
- Sabtu, 28 Maret 2026
Jadwal Kapal Pelni Rute Dobo ke Merauke April 2026 Lengkap Harga Tiket
- Sabtu, 28 Maret 2026
Berita Lainnya
Harga Pangan Depok Pasca Lebaran Stabil, Cabai Rawit Masih Rp120 Ribu Kilogram
- Sabtu, 28 Maret 2026
Pendapatan ABM Investama Turun 13,5 Persen Akibat Tekanan Harga Batu Bara Global
- Sabtu, 28 Maret 2026
Strategi Pemerintah Antisipasi Krisis Pangan Nasional Saat Ancaman El Nino Menguat
- Jumat, 27 Maret 2026













