Kamis, 16 Juli 2026

PLN Kembangkan Sorgum Sebagai Sumber Energi Hijau Sukabumi

PLN Kembangkan Sorgum Sebagai Sumber Energi Hijau Sukabumi
PLN Kembangkan Sorgum Sebagai Sumber Energi Hijau Sukabumi

JAKARTA - PLN Indonesia Power (PLN IP) melalui Unit Bisnis Pembangkitan Jawa Barat 2 Pelabuhan Ratu (UBP JPR) menanam sorgum di Kampung Cipatuguran, Pelabuhan Ratu, Sukabumi. 

Kegiatan ini bertujuan mendorong pemanfaatan energi hijau, ketahanan pangan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat setempat.

Sorgum dipilih sebagai bahan baku biomassa yang bisa digunakan PLN IP dalam program co-firing di PLTU. Langkah ini memungkinkan pengurangan emisi karbon sekaligus menghadirkan sumber energi alternatif yang lebih ramah lingkungan.

Baca Juga

PTBA Dukung Penegakan Hukum Terhadap Tambang Batu Bara Ilegal

Manfaat Ganda: Energi, Pangan, dan Pakan Ternak

Selain menjadi sumber energi, sorgum juga dapat dimanfaatkan sebagai pangan karena tinggi kandungan nutrisi. Batang dan daun tanaman ini bisa dijadikan pakan ternak, mendukung produktivitas peternakan lokal di sekitar pembangkit.

Pengembangan sorgum menghadirkan peluang ekonomi baru bagi petani, sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat.

Peran Sorgum dalam Konservasi Lahan

Sorgum memiliki fungsi sebagai cover crop yang dapat menjaga kesuburan tanah, mencegah erosi, dan memperbaiki kualitas lahan pertanian. Hal ini menjadikan tanaman strategis untuk mendukung transisi energi sekaligus menjaga keberlanjutan ekosistem di wilayah Pelabuhan Ratu.

"Ini bukan sekadar proyek energi hijau, melainkan gerakan transformatif yang membawa manfaat nyata bagi masyarakat Sukabumi dan lingkungan," ujar Direktur Utama PLN Indonesia Power, Bernadus Sudarmanta, Kamis.

Strategi Co-Firing dan Target Net Zero Emission

Senior Manager PLN IP UBP JPR, Bowo Pramono, menjelaskan bahwa pemanfaatan biomassa melalui co-firing menjadi strategi utama PLN untuk mendukung target Net Zero Emission (NZE) 2060. Operasional akan ditingkatkan secara bertahap, dengan rasio co-firing 5–10%, disertai pemantauan kinerja berkelanjutan.

PLN juga berencana mendampingi kelompok tani agar budidaya sorgum berjalan produktif dan berkelanjutan. Perusahaan membuka peluang kemitraan dengan pihak lain untuk memperluas pemanfaatan sorgum sebagai sumber energi hijau.

Sinergi Energi Bersih dan Pemberdayaan Masyarakat

Program penanaman sorgum menunjukkan bahwa transisi energi tidak hanya soal teknologi, tetapi juga pemberdayaan manusia dan keberlanjutan ekosistem. Sinergi energi bersih dan ekonomi lokal menjadi pondasi bagi PLN IP untuk menanam energi masa depan yang ramah lingkungan.

Bernadus menekankan, dukungan regulasi, investasi, dan komitmen semua pihak menjadi kunci sukses program ini. "Dengan sinergi antara energi bersih dan ekonomi lokal, PLN IP mengajak semua pihak untuk bersama-sama menanam energi masa depan," tegasnya.

Wildan Dwi Aldi Saputra

Wildan Dwi Aldi Saputra

variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Barantin Perkuat Pendampingan Ekspor UMKM ke Pasar Global

Barantin Perkuat Pendampingan Ekspor UMKM ke Pasar Global

Menkop Sebut Gaji Pegawai KDKMP Menyesuaikan Pendapatan Usaha

Menkop Sebut Gaji Pegawai KDKMP Menyesuaikan Pendapatan Usaha

Perisai 2026: BPDP Dorong Inovasi Kelapa Sawit Berkelanjutan

Perisai 2026: BPDP Dorong Inovasi Kelapa Sawit Berkelanjutan

BPDP Siapkan Dana Pendukung Program B50 dan Subsidi Solar Nelayan

BPDP Siapkan Dana Pendukung Program B50 dan Subsidi Solar Nelayan

Fahri Hamzah Diskusikan Rencana Penataan Kota dengan Gubernur DIY

Fahri Hamzah Diskusikan Rencana Penataan Kota dengan Gubernur DIY