Minggu, 20 September 2026

Ultra Voucher Siapkan Private Placement Sebanyak 200 Juta Saham

Ultra Voucher Siapkan Private Placement Sebanyak 200 Juta Saham
PT Trimegah Karya Pratama Tbk [FOTO: NET].

JAKARTA — PT Trimegah Karya Pratama Tbk. (UVCR) alias Ultra Voucher menyiapkan aksi penambahan modal tanpa memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) atau private placement maksimal 200 juta saham.

Maksud aksi korporasi tersebut bakal terlebih dahulu dimintakan persetujuan dari pemegang saham lewat Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang diagendakan pada 27 Oktober 2026. Pelaksanaan agenda ini juga bakal mengikuti mekanisme serta persyaratan dari regulator dan Bursa Efek Indonesia (BEI).

Direktur Ultra Voucher Riky menerangkan bahwa skema penguatan modal ini merupakan salah satu strategi perseroan demi memperluas fleksibilitas pendanaan dalam menyokong operasional maupun ekspansi usaha.

Baca Juga

Pupuk Indonesia Siap Pasok Agroinput demi Swasembada Bawang Putih, Impor Masih 90%

“Rencana penguatan permodalan ini menjadi salah satu langkah perseroan untuk memperkuat fondasi pendanaan guna mendukung pengembangan bisnis Ultra Voucher ke depannya,” ujar Riky dalam keterangan tertulis, Jumat (18/10/2026).

Suntikan dana hasil PMTHMETD nantinya hendak dialokasikan utamanya demi memenuhi kebutuhan modal kerja, pemutakhiran produk dan layanan, peningkatan kapasitas operasional, serta aktivitas pemasaran dan penetrasi pasar. 

Perseroan turut mengalokasikan dana tersebut bagi kebutuhan operasional dan pengembangan bisnis lainnya yang menopang keberlanjutan usaha.

Menurut Riky, injeksi permodalan ini diharapkan mampu menghadirkan daya dukung finansial yang lebih tebal bagi perseroan dalam mengeksekusi rencana bisnis dan merespons dinamika pasar, terutama pada ekosistem voucher, rewards, dan loyalty.

“Ke depan, fokus Perseroan tetap pada penguatan operasional, pengembangan layanan, dan perluasan hubungan dengan pelanggan, merchant, serta mitra usaha untuk mendukung pertumbuhan bisnis kami secara berkelanjutan,” katanya.

UVCR menyebut PMTHMETD sebagai opsi pendanaan yang dapat dimanfaatkan untuk menyokong kebutuhan modal kerja serta ekspansi usaha dengan mengukur kondisi finansial, tingkat likuiditas, dan rencana strategis perseroan.

Pihak perseroan berjanji bakal menyajikan informasi lanjutan mengenai progres rencana PMTHMETD selaras dengan regulasi keterbukaan informasi lewat saluran komunikasi resmi perseroan serta media lain yang diwajibkan oleh peraturan perundang-undangan.

Sebagai informasi, Ultra Voucher ialah entitas teknologi yang berkecimpung di industri voucher, rewards, dan loyalty. Perseroan mengoperasikan lini bisnisnya melalui dua brand, yakni Ultra Voucher bagi segmen business-to-consumer (B2C) serta Ultra Voucher for Business bagi rute business-to-business (B2B).

Andika Riyan Satriya Nugraha

Andika Riyan Satriya Nugraha

variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Tren Makan Tabungan Meluas, Gadai ValueMax Tetap Bidik Likuiditas

Tren Makan Tabungan Meluas, Gadai ValueMax Tetap Bidik Likuiditas

Prabowo Soroti Rakyat Belum Sadar Indonesia Digadang Jadi Ekonomi Keempat Dunia 2050

Prabowo Soroti Rakyat Belum Sadar Indonesia Digadang Jadi Ekonomi Keempat Dunia 2050

OJK Wajibkan Mineral Strategis Lolos Uji Mutu Sebelum Diperdagangkan di BMKS

OJK Wajibkan Mineral Strategis Lolos Uji Mutu Sebelum Diperdagangkan di BMKS

Ultra Voucher (UVCR) Siap Private Placement 200 Juta Saham, Modal buat Ekspansi Bisnis

Ultra Voucher (UVCR) Siap Private Placement 200 Juta Saham, Modal buat Ekspansi Bisnis

BEI Jamin Independensi Meski Danantara Kuasai 40,12% Saham Bursa

BEI Jamin Independensi Meski Danantara Kuasai 40,12% Saham Bursa